Canggihnya Pegawai Situs Judi Online Promokan Produk Mereka, Pakai SEO Google

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rilis kasus judi online di Homestay Pondok Indah, Jalan Campuhan I, Kelurahan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (24/8/2022). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rilis kasus judi online di Homestay Pondok Indah, Jalan Campuhan I, Kelurahan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (24/8/2022). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Polisi mengamankan sembilan tersangka dalam kasus judi online di sebuah Homestay Pondok Indah, Jalan Campuhan I, Kelurahan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Para tersangka ini terdiri dari marketing, operator dan bendahara.

Kapolresta Denpasar Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, para tersangka ini mendapatkan upah sekitar Rp 4-5 juta untuk mengoperasikan dua situs online, www.ptwd4d.com dan www.pt98bet.net.

"Untuk gajinya bervariatif ada Rp 4 sampai dengan 5 juta setiap bulan," kata Bambang Mapolres Denpasar, Rabu (24/8).

Dari sembilan tersangka, ada tiga orang yang berperan sebagai digital marketing, yakni JS (30) asal Medan, Sumatera Utara, AF asal Jakarta, (26) dan EN (22) asal Bekasi, Jawa Barat.

Mereka memiliki lebih dari lima tugas, yakni promosi link judi di sosial media, menjaga situs pt98bet dan ptwd4d selalu menjadi pencarian paling atas di google. Membantu member melakukan pengisian saldo atau deposito dan penarikan saldo atau withdraw.

Rilis kasus judi online di Homestay Pondok Indah, Jalan Campuhan I, Kelurahan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (24/8/2022). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

"Membuat link alternatif website jika diblokir Kominfo, membersihkan pishing yang mengatas namakan web judi online pt98bet danptwd4d, akun fake dan melakukan follow up kepada member lama dengan cara mengirim pesan WhatsApp berisi promo dan bonus ke wa member,"kata Bambang.

Para tersangka ada empat orang yang berperan sebagai operator. Yakni DA (22) asal Jakarta, MR (22) asal Jakarta, ARI (20) asal Jakarta dan FA (23) asal Bekasi. Para operator memiliki lebih dari empat tugas mulai dari menjalankan secara bergantian dua situs online selama 24 jam.

Menerima deposit dari member dan memasukkan koin ke akun member sesuai jumlah deposit,memproses kemenangan member atau withdraw ke rekening member.

"Dan membalas live chat dan WhatsApp official menangani keluhan member," kata Bambang

Satu orang berperan sebagai pimpinan atau leader operator berinisial AS (34) asal Bekasi. Tugasnya sama seperti operator biasa dengan tambahan mengatur jadwal tugas operator mengoperasikan dua situs online.

Satu orang berperan sebagai bendahara berinisial AS (26) asal Lamongan, Jawa Timur. AS memiliki tugas lebih dari empat hal. Yakni membuat laporan keuangan, menyetor hasil transaksi perjudian ke sebuah rekening, menampung dana haji karyawan dan melakukan perekrutan karyawan.

Adapun cara AS merekrut karyawan adalah membagikan iklan lowongan kerja di Facebook dalam sebuah grup bernama "grup loker judi online dan menyiapkan tiket pesawat ke Bali yang difasilitasi oleh bos mereka bernama Aan. Polisi sedang memburu bos AAn ini.

"Selanjutnya (calon karyawan) chat nomor telegram yang tercantum dan dihubungi admin pusat, dijelaskan sistem kerja judi online, karyawan baru kirim cv ke akun telegram bos Aan," katanya.

Polisi menjerat sembilan tersangka tersebut dengan Pasal 45 ayat (2) Juncto Pasal 27 ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE Juncto Pasal 55 KUHP. Mereka terancam hukuman pidana paling lama 6 tahu dan denda tahun denda Rp 1 miliar.