Capek Pimpin PDIP, Megawati Jadi Ketum Parpol di RI Paling Lama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
 Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Siapa yang tak kenal Megawati Soekarnoputri. Sebagai Ketua Umum Partai berkuasa saat ini, PDI Perjuangan, Megawati hampir tak luput dari perhatian publik.

Kemarin, Megawati mengeluarkan pernyataan yang cukup mengagetkan. Dia lelah memimpin parpol, PDIP. Hal itu ia sampaikan saat memberi sambutan 'Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang diadakan Baguna DPP PDIP secara virtual, Rabu (4/8).

"Saya kalau sudah bersemangat gini, enggak marah. Begini saya, makanya terpilih terus menjadi ketum. Tanya saja anak buah saya, ngangkat saya melulu. Dipikir saja enggak capek? Capeklah. Tapi kalau lihat mereka perlu saya, ya wis," ujar Megawati.

kumparan post embed

Berapa lama Megawati memimpin PDIP?

Sejatinya, Megawati sudah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di Kongres Nasional 1993. Namun hasil itu tak diakui rezim orde baru. Sejak itu hingga 1997 Kubu Suryadi (Ketum PDI hasil Kongres Medan) terus terlibat friksi dengan Kubu Megawati.

Pada 1998 rezim Soeharto mundur. Tahun 1999 Megawati memimpin resmi PDI, yang ditambahkan kata 'Perjuangan' untuk membedakan dengan Kubu Suryadi yang didukung pemerintah. Kepemimpinan Megawati itu berlanjut hingga saat ini. Pendek kata, Megawati sudah memimpin PDI Perjuangan selama 22 Tahun.

Jika dibandingkan dengan kompetitor PDI Perjuangan lainnya sebagai tiga Besar Partai di Senayan. Memang, fakta menunjukkan Megawati paling lama memimpin partai di Indonesia.

Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, dan Airlangga Hartarto. Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO dan kumparan

Sebut saja Partai Golkar, partai berlogo beringin ini sirkulasi kepemimpinannya tergolong tertata. Setiap lima tahun Ketua Umum Berganti. Hal itu bisa dilihat dari rekam sejarah Ketua Umum Djuhartono (1964-1969)- Akbar Tandjung (1998-2004) hingga era Airlangga Hartarto (2019-2024).

Partai Gerindra hampir mirip dengan Megawati, namun Prabowo masih tidak terlalu lama memimpin Gerindra. Eks Danjen Kopassus tersebut memimpin Partai sejak 2015-2020 lalu berlanjut kembali hingga 2025. Artinya, Prabowo sudah 6 Tahun memimpin Gerindra. Partai Gerindra sejak dibentuk pada Tahun 2008, dipimpin oleh Suhardi hingga 2014.

Dalam berbagai pernyataannya, Megawati sempat berbicara mengenai regenerasi total di 2024. Apakah 2024 pertarungan terakhir Megawati di kancah politik nasional? Kita tunggu saja.