Cara Damkar Makassar Agar Tak Kena Prank Kebakaran Lagi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Pemadam Kebakaran di Makassar Jadi Korban Prank Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Pemadam Kebakaran di Makassar Jadi Korban Prank Foto: Dok. Istimewa

Petugas pemadam kebakaran di Makassar jadi korban prank atau iseng orang tak dikenal pada Minggu (23/2) sore.

Kisah prank itu bermula dari penelepon yang mengaku dan mengabarkan ada kebakaran di Perumahan Nasional Sudiang, Kecamatan Bhiringkanaya, Makassar.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Damkar yang berada di Kawasan Industri Makassar (Kima) langsung menuju Perumnas Sudiang setelah mendapat telepon laporan kebakaran itu. Namun, sesampainya di tempat kejadian perkara, tidak ada kebakaran.

Kabid Ops Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin, mengatakan institusinya sudah sering mendapat prank seperti ini. Dia tak menyebut frekuensi dalam per bulan ada berapa prank yang didapatkan institusinya.

Menurut Hasanuddin, prank didapat karena para pelaku usil itu menelepon ke kantor layanan damkar dengan nomor telepon 0411-85444. Nomor telepon itu merupakan nomor kantor yang tidak bisa mendeteksi siapa peneleponnya. Itu sebabnya, banyak orang usil melaporkan kebakaran hoaks.

Untuk mengantisipasi adanya penelepon usil, Hasanuddin mengganti nomor telepon layanan damkar untuk masyarakat. Dia kini menggunakan nomor ponsel yang disertakan pesan WhatsApp (WA).

"Salah satu untuk mengatasi prank ini dengan membuka layanan damkar via WA nomor 0811410113, di sini bisa kita melihat langsung kejadian dengan mengirimkan info, mengirim gambar, share lokasi, potongan video yang memastikan kabar tersebut A1," ujar Hasanuddin melalui pesan singkat, Senin (24/2).

"Tapi sayangnya, kabar (kebakaran) kemarin itu melalui nomor telepon kantor layanan damkar 041185444 yang kami tidak bisa melacak nomor tersebut," lanjut Hasanuddin.

kumparan post embed