Cara Karawang Cegah Corona saat Libur Akhir Tahun: Tak Ada Perayaan, Tutup Jalur

Pemerintah meminta seluruh kepala daerah mengantisipasi lonjakan kasus corona menjelang libur akhir tahun. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengaku telah memiliki sejumlah langkah.
Cellica menerbitkan surat edaran untuk meminta warga Karawang tidak membuat acara yang menimbulkan kerumunan. Cellica meminta bantuan TNI-Polri untuk pengawasan.
"Yang pertama jelas, ya, tidak ada perayaan tahun baru yang berlebihan dan tidak ada perayaan intinya. Jadi kami mengeluarkan surat edaran, dan itu sudah disepakati dengan semua aparat, jadi teman-teman TNI, teman-teman Polri, kita akan jaga semua, jaga gawang semuanya," ujar Cellica dalam diskusi di Graha BNPB Jakarta, Senin (21/12).
Tak hanya melarang perayaan, Cellica juga berencana menutup akses jalur dari dan menuju Karawang. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada kasus baru dari daerah lain. Cellica juga mengimbau warganya untuk tidak ke luar kota.
"Kita akan tutup jalur-jalur masuk, keluar Karawang [dan] ke Karawang, ada sedikit potensi pariwisata yang kadang-kadang orang, nih, pasti datang ke Karawang, jadi perbatasan-perbatasan dari luar Karawang kami tutup sementara," ucap Cellica.
"Terus juga diimbau orang Karawang juga tidak keluar [kota], kita akan jagain, jadi yang masuk sampai keluar juga harus seimbang, jadi adil semuanya, dan tidak ada acara-acara yang memang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, dan saya akan turun tangan dengan Pak Kapolres Pak Dandim," lanjut dia.
Cellica memastikan aturan ketat akan diberlakukan di seluruh lokasi wisata di karawang. Salah satunya dengan membatasi jam operasional lokasi wisata sejak 20 November lalu.
"Pembatasan juga jam operasional, jadi memang kalau pun ada tempat wisata, kami batasi jam operasionalnya, dan itu hanya berlaku buat orang sekitar sana, tidak boleh dari di luar, itu pun juga dengan prokes yang sangat ketat, itu sudah mulai dari tanggal 20," kata Cellica.
Dengan langkah preventif tersebut, Cellica berharap masyarakat dapat tertib. Sekaligus, menurunkan potensi penularan virus corona yang mungkin muncul usai liburan.
"Ya, semua aparat kita akan turun, dan kita akan sweeping di malam tahun baru, ini kita akan sweeping di H-2 nya, kita akan langsung melihat situasi yang ada di lapangan, tapi yang pasti kita akan tutup semuanya, kita akan tutup semuanya," tutupnya.
