Cara Rano Karno Tertibkan Parkir Liar dan PKL di Jakarta: Siapkan Tempat Khusus

8 Maret 2025 16:39 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tanda larangan berjualan terpasang di salah satu sudut kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (1/8/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Tanda larangan berjualan terpasang di salah satu sudut kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (1/8/2022). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Parkir liar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjajakan dagangannya secara sembarangan masih sering dijumpai di sekitar lokasi wisata Jakarta, seperti Kota Tua dan Tanah Abang.
ADVERTISEMENT
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno atau Bang Doel memiliki cara tersendiri untuk menertibkan parkir liar dan PKL. Salah satunya, dengan membuat tempat khusus agar PKL bisa tetap berjualan.
“Kita atur, yuk tempatnya di mana yang bagus, misalnya gitu kan. Supaya apa? Kita bisa membantu mereka. Mereka juga bisa membantu kita,” tutur Rano Karno usai meninjau Museum Wayang, Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (8/3).
Menurut Rano, tidak bisa dipungkiri bahwa para pedagang kaki lima ini perlu bertahan hidup. Dia berharap dengan adanya tempat khusus ini, mereka tidak mengganggu masyarakat lain. Selain itu, kebersihan dari tempat tersebut juga dapat dijaga bersama.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai meninjau Museum Wayang, Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (8/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan
“Inilah maka kita harus melakukan koordinasi. Kita tidak bisa pungkiri, mereka perlu hidup. Kita memberikan akses tapi mudah-mudahan mereka juga tidak mengganggu,” ujar Doel.
ADVERTISEMENT
“Pasti kita perlu PKL [juga], tapi maaf harus juga tertib supaya tempat kita jangan kotor, maaf tidak bau, efeknya juga. Itu harus dijaga, intinya cuma itu,” tambahnya.
Selain di Kota Tua, Rano mengaku juga akan melakukan pembenahan terkait parkir liar dan pedagang kaki lima ilegal di Tanah Abang.
“Ya, kita paham lah. Itu enggak usah kalian tanya. Itu juga bagian yang harus kita tertibkan. Ya, kebetulan bahasa kata kemarin Si Doel di sana menang. Berarti di sana Tanah Abang juga berharap kita benahi. Pada dasarnya mereka juga mau kerja sama cuma harus dikasih akses,” pungkasnya.