Catat Jam Rawan Macet di Tol Saat Arus Balik Versi Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan pemudik (lajur kiri) melintas menuju arah Jabodetabek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/5/2022). Foto: Aprillio Akbar/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan pemudik (lajur kiri) melintas menuju arah Jabodetabek di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Minggu (8/5/2022). Foto: Aprillio Akbar/Antara Foto

Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan setiap perkembangan informasi lalu lintas melalui media sosial. Sebab, situasi kemacetan lalu lintas dapat sewaktu-waktu berubah dengan diterapkannya rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, jam rawan kemacetan saat arus balik Lebaran rentan terjadi saat siang-sore hari.

Sebab, jika pemudik berangkat dari arah Semarang pada waktu pagi hari, maka diprediksi akan sampai di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada sore hari.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnono meninjau persiapan kebijakan oneway dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga Jakarta. Foto: Twitter/@TMCPoldaMetro

“Kalau berangkat pagi, subuh, jam 6 dari Semarang itu kira-kira sampai sini [Tol Japek] siang. Nah, itu jam 2 dan jam 4 itu kemacetan peningkatan arus terasa. Kalau berangkatnya sore atau malam biasanya mereka itu sampai tadi malam,” kata Sambodo kepada wartawan, Minggu (8/5).

“Misalnya, peningkatan volume itu di jam 12 atau jam 1 malam ada di KM 28. Jadi, antara yang mau masuk contraflow,” tambahnya.

Situasi lalu lintas arus balik di Tol Jakarta-Cikampek, Minggu (8/5/2022). Foto: Nugroho GN/kumparan

Lebih lanjut, Sambodo mengungkapkan jika para pemudik yang akan berangkat pulang ke Jakarta dari arah Semarang pada malam hari, diprediksi akan sampai Tol Japek pada dini hari.

Untuk itu, Sambodo menjelaskan kini pihaknya akan melakukan pembagian waktu berjaga kepada anggota kepolisian di lapangan guna mengantisipasi kemacetan saat arus balik Lebaran.

“Kalau yang dia berangkat malam biasanya sampai sini subuh. Jadi, anggota juga kita bagi agar pada saat jam puncak seperti itu masih ada anggota jaga di lapangan,” pungkasnya.