Cawapres Terkuat versi PolcoMM: AHY untuk Jokowi, Gatot dengan Prabowo

Lembaga survei PolcoMM Institute, selain memaparkan elektabilitas capres di 2019, juga merilis survei mengenai kandidat cawapres Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Berdasarkan hasil survei tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono jadi kandidat terkuat capres Jokowi sementara Gatot Nurmantyo menjadi calon terkuat kandidat cawapres Prabowo.
Sehingga menurut PolcomMM, secara elektabilitas, AHY merupakan kandidat cawapres yang paling tepat bagi Jokowi untuk memenangi pilpres. Sementara Gatot menjadi kandidat yang paling pas bagi Prabowo.
Untuk kandidat cawapres Jokowi, nama Ketua Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 24,08 persen. Sementara peringkat kedua ditempati oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan 20,08 persen. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Gatot Nurmantyo berada di peringkat ketiga dengan 18,92 persen.
"AHY memiliki elektabilitas 24,08 persen lalu ada Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan 20,08 persen, lalu Jenderal Gatot di peringkat ketiga," ujar Direktur Eksekutif PolcoMM Institute, Heri Budianto, saat paparan di Hotel Alia, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/3).
Ketum PKB Muhaimin Iskandar berada di peringkat keempat dengan 10,33 persen. Sementara politikus PDIP Puan Maharani menduduki peringkat kelima dengan 6,83 persen.

Nama lain yang muncul yaitu Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (6,5 persen), Kepala KSP Jenderal (Purn) Moeldoko, Agum Gumelar (1,42 persen) dan Budi Gunawan (0,33 persen).
Sementara itu, untuk kandidat terkuat cawapres Prabowo ditempati oleh Jenderal Gatot Nurmantyo dengan elektabilitas 21,83 persen. Peringkat kedua diduduki oleh Zulkifli Hasan dengan 18,5 persen. AHY mengekor di peringkat ketiga dengan 15,5 persen.

Peringkat keempat ditempati oleh Anies Baswedan dengan 10,83 persen. Muhaimin Iskandar berada di peringkat kelima dengan 10,42 persen. Yusril Ihza Mahendra di peringkat keenam dengan 9,42 persen dan Tuan Guru Bajang (4,92 persen).
Dalam survei mengenai elektabilitas capres, Jokowi masih menempati peringkat pertama dengan 49,08 persen sementara Ketum Gerindra Prabowo Subianto berada di posisi kedua dengan 29,67 persen.
Responden dari survei ini berjumlah 1.200 orang yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Data diperoleh dengan wawancara langsung atau tatap muka dengan kuesioner dengan metode multistage random sampling. Survei digelar pada 18-21 Maret 2017, margin of error +/- 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
