Cegah Corona, Brimob Semprotkan Disinfektan di Kompleks Pemda DI Yogyakarta

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan, di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan, di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Mencegah penyebaran virus corona, Brimob Polda DI Yogyakarta melakukan penyemprotan disinfektan di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Pukul 11.00 WIB, tiga personel Polri itu menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan.

Penyemprotan akan dilanjutkan ke kantor Gubernur DIY pada 13.00 WIB.

"Hari ini penyemprotan dua tempat, di sini (masjid) dan ruang Gubernur jam 13.00 WIB. Cairan disinfektan yang dibawa sekitar 15 liter. Bahan kimianya terbatas dari BPBD ambil. Jadi bertahap tergantung permintaan dari dinas-dinas, gereja, masjid," kata Ipda Maryono, Dantim Unit Kimia Bilogi Radio Aktif (KBR) Den Gegana Sat Brimob Polda DIY, di lokasi.

Petugas menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan, di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Petugas bersiap untuk menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan, di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Tim yang terjunkan satu tim. Alat yang digunakan dari KBR Yogyakarta Sat Brimob Polda DIY," imbuhnya.

Sementara itu, PLT Kepala Bagian Agama Biro Bina Mental Setda DIY, Iswanto, mengatakan hari ini Salat Jumat di Masjid Sultoni ditiadakan.

Petugas menyemprotkan disinfektan di Masjid Sultoni Kepatihan, di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Jumat (20/3). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Hal ini dilakukan untuk menyikapi imbauan gubernur untuk meminimalisir kerumunan massa mencegah virus corona. Meski, surat edaran gubernur tidak mengatur soal Salat Jumat secara khusus.

"Itu menindak lanjuti surat edaran gubernur. Untuk kali ini saja. Selanjutnya kita menyesuaikan kondisi," kata Iswanto.

"Untuk salat hariannya itu enggak masalah," ucapnya.

kumparan post embed

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!