Cegah Corona, Pemprov Aceh Larang ASN Nongkrong di Warung Kopi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemprov Aceh membahas Covid-19 melalui video conference Foto: Dok. Humas Pemprov Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Pemprov Aceh membahas Covid-19 melalui video conference Foto: Dok. Humas Pemprov Aceh

Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menggelar rapat bersama Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) melalui video conference, Kamis (19/3). Dalam rapat itu para Kepala SKPA yang berkumpul di Ruang Serbaguna Setda Aceh, menyampaikan kinerjanya terkait dengan penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Dalam rapat yang digelar secara teleconference tersebut, Nova mengimbau, seluruh SKPA untuk fokus dan mempertegas langkah pencegahan penyebaran virus corona. Dengan cara mengurangi aktivitas di luar ruangan khususnya di tempat keramaian.

"Semuanya harus fokus, dan saling bahu-membahu ikut serta terlibat secara aktif di lapangan untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Nova, dalam keterangan resminya, Kamis (19/3).

Nova mengatakan, untuk pencegahan penyebaran virus corona meluas, setiap SKPA harus menyediakan alat pengukur suhu tubuh/ thermometer gun dan hand sanitizer sebagai langkah awal pencegahan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menginstruksikan seluruh kepala SKPA untuk memastikan dan mengawal Pegawai Negeri Sipil (PNS), maupun non PNS untuk tidak berada di warung kopi maupun di tempat keramaian. Baik di jam siang maupun di malam hari selama masa tanggap Covid-19.

Untuk mencegah meluasnya penyebaran, Taqwallah mengingatkan, seluruh kepala SKPA supaya memperhatikan berbagai indikator penularan, mulai dari mengurangi kontak fisik baik itu salaman, menjaga jarak, dan mensosialisasi cuci tangan yang baik untuk kemudian diarahkan kepada seluruh bawahannya.

Tak hanya itu, pemerintah Aceh juga membuka posko yang dijalankan selama 24 jam di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Dengan tugas utamanya menjadi pusat sosialisasi, pusat informasi dan menghimpun data yang berkaitan dengan virus Covid-19.

Pemprov Aceh membahas Covid-19 melalui video conference Foto: Dok. Humas Pemprov Aceh

Taqwallah mengimbau, kepada setiap SKPA supaya mendirikan posko-posko tanggap Covid-19 di masing-masing instansinya, serta menginstruksikan seluruh bawahannya untuk menerapkan mekanisme atau tata cara kerja semasa tanggap Covid-19 berjalan.

Seusai teleconference bersama seluruh SKPA, Plt Gubernur Aceh kembali melakukan teleconference dengan seluruh Bupati dan Walikota seluruh Aceh.

Hingga pukul 18.30 WIB Nova sudah berhasil menghubungi Bupati Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Besar, Bireuen, Gayo lues, Aceh utara, Banda Aceh, Subulussalam, Pidie, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Tamiang, Sabang, Langsa, Aceh Barat, Bener Meriah.