Cegah Kasus Corona Impor, Ahli Minta Pemerintah Awasi Jalur Perbatasan Kecil
·waktu baca 2 menit

Pemerintah Indonesia terus meningkatkan keamanan di pintu masuk internasional guna mencegah kasus COVID-19 dari luar negeri. Saat ini, hanya ada total 6 pintu masuk internasional.
Dua jalur di antaranya merupakan Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, dan Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara. Kemudian pintu laut yang dibuka hanya Batam dan Nunukan. Untuk pintu jalur darat, pemerintah hanya membuka hanya di Aruk dan Entikong di Kalimantan Barat.
Menurut ahli epidemiologi FKM UI, dr. Iwan Irawan, hal tersebut merupakan pertanda yang baik. Sebab, artinya pemerintah sudah mulai menyadari adanya ancaman dan risiko kasus impor apabila semakin banyak pintu internasional yang dibuka.
"Jadi untuk mobilitas antar negara sudah jauh lebih baik karena pemerintah sudah menyadari risiko masuknya varian baru yang mungkin lebih menular. Saat ini sudah diterapkan aturan bahwa pintu gerbang internasional dibatasi supaya bisa diawasi," kata Iwan dalam dialog virtual yang ditayangkan di YouTube BNPB, Selasa (28/9).
Akan tetapi, begitu luasnya wilayah Indonesia tentu masih menyisakan banyak pintu-pintu yang tak terdeteksi khususnya di wilayah perbatasan. Ini tentu harus jadi perhatian khusus agar tak jadi sumber penyebaran virus corona.
"Tapi yang perlu dijaga Indonesia ini luas jadi banyak juga pintu masuk yang tidak resmi yang jalur-jalur kecil banyak di perbatasan di Kalimantan, di Papua, atau di pelabuhan-pelabuhan kecil," ungkapnya.
Untuk itu, vaksinasi maupun pemanfaatan teknologi seperti aplikasi PeduliLindungi untuk screening harus terus digencarkan agar penularan kasus COVID-19 dapat terus termonitor.
"Itu yang perlu agar kemudian kalau untuk dalam negeri kita harus jaga pertama vaksinasi harus cepat. Itu akan membantu mengungsi transmisi. kita cegah jg orang yang sudah COVID positif dan harusnya isolasi untuk masuk ke tempat umum karena jadi sumber penularan itu kan yang dilakukan dengan platform PeduliLindungi. Masih ada kekurangan di sana-sini tapi itu awal yang baik untuk screening orang," pungkasnya.
