Cegah Kebakaran di TPS Terulang, Pemprov DKI Minta Warga Hati-hati Kelola Sampah

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerahan santunan dan kenaikan pangkat luar biasa untuk petugas damkar yang gugur diserahkan oleh Sekda DKI Uus Kuswanto, di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan santunan dan kenaikan pangkat luar biasa untuk petugas damkar yang gugur diserahkan oleh Sekda DKI Uus Kuswanto, di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan

Pemprov DKI meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan dan ekstra hati-hati dalam mengelola sampah, terutama di tengah kondisi musim kemarau ini.

Kesadaran dan kepedulian warga dari hal-hal kecil dinilai menjadi kunci utama dalam meminimalisasi serta mencegah terjadinya musibah kebakaran di lingkungan permukiman.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa potensi bahaya kebakaran di musim kering harus diantisipasi bersama secara kolaboratif oleh seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kelalaian kecil dalam mengelola atau membakar sampah di ruang terbuka dapat memicu dampak fatal yang membahayakan keselamatan jiwa dan lingkungan.

"Terlebih dalam situasi saat ini adalah situasi dalam musim kering, sehingga saya juga sekaligus mengimbau kepada seluruh warga di DKI Jakarta untuk berhati-hati dalam situasi kondisi yang terjadi saat ini," ujar Uus dalam keterangan yang diterima, Senin (3/8).

Suasana pembersihan dan pengangkutan material sampah di lokasi eks kebakaran di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (3/8). Foto: Dok. Dinas LH DKI

Uus menekankan agar kebiasaan ceroboh dalam membuang maupun membakar sampah secara sembarangan tak lagi dilakukan oleh masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya tenggang rasa dan tanggung jawab lingkungan agar kecerobohan sepele tidak berkembang menjadi musibah besar yang merugikan banyak pihak.

"Jangan sampai terulang kembali, karena dari hal kecil ini akan menimbulkan hal yang lebih besar. Maka itu, saya yakin dengan adanya kehati-hatian dari seluruh warga DKI Jakarta, terutama menyangkut masalah sampah, ini akan menjadi upaya menghindari agar tidak terulang kembali," tegasnya.

Menjawab pertanyaan mengenai langkah antisipasi dan pencegahan kebakaran di permukiman warga, Uus menyampaikan Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung terus menjadikan setiap insiden di lapangan sebagai bahan evaluasi menyeluruh.

Evaluasi ini mencakup penataan lingkungan, edukasi publik, hingga kesiapsiagaan jajaran petugas penanggulangan bencana di lapangan demi memastikan keselamatan seluruh warga Jakarta terjaga secara optimal.

Penyerahan santunan dan kenaikan pangkat luar biasa untuk petugas damkar yang gugur diserahkan oleh Sekda DKI Uus Kuswanto, di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Ratu Shafa/kumparan

Pesan kewaspadaan ini disampaikan Sekda Uus di sela-sela penyerahan santunan dan apresiasi resmi Pemprov DKI Jakarta kepada keluarga almarhum Andriyono, petugas yang gugur saat memadamkan api di sebuah TPS liar kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (2/8).

Uus menyampaikan belasungkawa mendalam dari Pimpinan Pemprov DKI serta menegaskan bahwa dedikasi para petugas di lapangan akan selalu dihormati, sembari berharap sinergi masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat mencegah timbulnya korban di masa mendatang.