Cegah Pacaran, Sekolah di China Pisahkan Siswa dan Siswi di Kantin

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bendera China Foto: REUTERS/Tyrone Siu
zoom-in-whitePerbesar
Bendera China Foto: REUTERS/Tyrone Siu

Sekolah Menengah Atas Suiping County, Henan, China, melarang siswa dan siswinya duduk bersama di kantin saat jam istirahat berlangsung. Anggota staf dari biro pendidikan Henan mengonfirmasi bahwa peraturan ini dibuat untuk mencegah seluruh murid menjalin hubungan asmara.

Dilansir South China Morning Post, aturan diberlakukan dengan sistem poin. Salah seorang siswi yang tak ingin identitasnya diungkap mengaku akan dikeluarkan dari sekolah jika kehilangan 25 poin.

Ilustrasi pelajar di China Foto: REUTERS/Stringer

"Jika siswa memiliki kontak fisik, baik lawan jenis maupun sesama jenis, mereka dianggap memiliki hubungan asmara," kata siswi itu.

Sekolah Suiping adalah salah satu dari banyak sekolah yang telah memperkenalkan langkah-langkah tersebut selama beberapa tahun terakhir. Merujuk laporan BBC, aturan ini sudah jamak ditemui sejak 2013, seperti di Hangzhou, Ruyang, dan Zhejiang.

Siswa dan siswi harus menjaga jarak minimum setengah meter antara satu sama lain. Di Zhejiang, sebuah sekolah juga melarang muridnya untuk berinteraksi secara intens dengan sesama jenis maupun lawan jenis. Pihak sekolah menganggap jatuh cinta di lingkungan sekolah akan memengaruhi kualitas belajar.

Berita ini tentunya memicu kecaman di media sosial China. Mereka menganggap aturan tersebut tidak efektif dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).