Cegah Pencurian, Warga Jakarta yang Mudik Diminta Titip Rumah ke RT-RW

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Pramono Anung usai membuka Festival Bedug di TIM, Jakpus, Sabtu (7/3). Foto: Amira Nada/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Pramono Anung usai membuka Festival Bedug di TIM, Jakpus, Sabtu (7/3). Foto: Amira Nada/kumparan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengimbau warga yang akan mudik Lebaran agar menitipkan rumahnya kepada pengurus RT atau RW setempat. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah potensi pencurian saat rumah ditinggalkan.

“Kami meminta kepada para pemudik sebelum pulang, mereka melapor pada RT, RW setempat,” katanya usai meresmikan Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Pria yang akrab disapa Pram itu menilai, laporan kepada RT dan RW setempat penting dilakukan agar kondisi rumah tetap terpantau meski ditinggal mudik

“Jangan sampai rumah ditinggalkan, enggak ada yang dilaporkan, kemudian terjadi pencurian, yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT, RW ataupun pada tingkat kelurahan,” ujarnya.

Ilustrasi mudik. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Di sisi lain, Pram juga memastikan pelayanan publik di Jakarta tetap berjalan normal selama periode libur Lebaran. Menurut dia, kebijakan kerja dari mana saja atau work from everywhere tidak akan mengganggu layanan masyarakat.

“Pelayanan publik di Jakarta tidak akan mengalami perubahan, tetap seperti biasa. Walaupun mulai minggu depan sudah ada work from everywhere, tetapi untuk pelayanan publik sudah kami persiapkan, sehingga tidak ada perubahan apa pun,” jelasnya.