Cegah Virus Corona, AS Larang Masuk Warga Asing yang Pernah ke China

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang dokter mengenakan pakaian pelindung dan kacamata pelindung di sebuah rumah sakit di Wuhan di Provinsi Hubei, China tengah. Foto: Chinatopix via AP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang dokter mengenakan pakaian pelindung dan kacamata pelindung di sebuah rumah sakit di Wuhan di Provinsi Hubei, China tengah. Foto: Chinatopix via AP

Amerika Serikat terus berupaya menangkal penyebaran virus corona. Salah satu caranya melarang warga asing yang baru saja mengunjungi China masuk ke negaranya.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS, Alex Azar, pada Jumat (31/1) waktu setempat. Ia menegaskan, warga asing yang dalam dua pekan belakangan mengunjungi China dilarang masuk AS.

"Warga negara asing, selain keluarga dekat warga negara dan penduduk tetap AS yang melawat ke China 14 hari belakangan tidak akan diizinkan masuk ke AS pada waktu ini," kata Azar seperti dikutip dari AFP.

Warga menggunakan masker di kota Wuhan. Foto: Chinatopix via AP

Keputusan tersebut akan berlaku efektif berlaku pada 2 Februari 2020 pukul 17.00 waktu timur AS.

Sementara itu, bagi warga AS yang kembali dari Provinsi Hubei China wajib dikarantina selama 14 hari. Hubei merupakan tempat awal penyebaran virus corona.

"Setiap warga AS yang kembali ke AS dan sebelumnya berada di China selama 14 hari akan menjalani pemeriksaan kesehatan di sejumlah pintu masuk AS, dan mereka akan dikarantina dalam waktu 14 hari," kata Azar.