Cemburu Jadi Alasan PPSU di Jaksel Aniaya Pacarnya

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutterstock

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berdiri tegap di hadapan seorang wanita. Pria yang belum diketahui identitasnya itu lalu menghajar wanita tersebut.

Setelah diusut, rupanya mereka berdua ialah sepasang kekasih. Pria itu tega menganiaya pacarnya yang juga rekan seprofesi karena masalah asmara.

"Mereka ada salah paham, agak cemburu dikit," ujar Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Supriadi, Selasa (9/8).

Petugas PPSU beraktivitas di dekat akar pohon yang menutupi pondasi bangunan jalan di kawasan Blora, Jakarta, Rabu (19/2/2020) Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Aksi tak terpuji pelaku itu direkam oleh salah satu warga yang melintas. Video itu kemudian viral di sosial media dan menuai banyak kecaman.

"Senin kemarin kejadiannya, jam 12.30-an siang," terang Supriadi.

Dalam video yang beredar terlihat si pria menendang kekasihnya menggunakan bagian lutut. Wanita itu pun sempat terpental.

Sambil memegangi wajahnya, wanita itu tertunduk di hadapan kekasihnya. Bukan berhenti, si pria justru melanjutkan penganiayaan dengan menabrakkan motornya ke arah wanita yang tengah merintih kesakitan itu.

embed from external kumparan

Supriadi mengatakan kasus itu tidak dilanjutkan ke jalur hukum. Sebab korban tidak mau membuat laporan.

"Tapi mereka tadi sudah didamaikan di kelurahan, sudah selesai, korbannya nggak bikin laporan. Sudah damai nggak ada masalah, mereka masih suka sama suka," jelas Supriadi.

Meski begitu, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI akan tetap memberikan sanksi kepada pelaku. Pria itu akan dipecat.

"Jadi yang bersangkutan sudah diminta dicari dan sudah ketemu orangnya dari kelurahan mana dan tindakan yang diberikan dari Pemprov tentu adalah pemecatan," kata Riza kepada wartawan. Pria pelaku kekerasan itu ternyata bekerja sebagai pasukan oranye di Kelurahan Bangka, Jaksel.

Riza pun meminta pihak Kelurahan Bangka untuk membuat laporan polisi terhadap pelaku agar dapat diproses secara hukum.