Cerita Anis Badalkan Haji Firdaus Jemaah yang Wafat di Makkah: Saya Merinding
·waktu baca 3 menit

Muhammad Firdaus Akhlan Bin Muhammad Zarkasyi Aly (72) sempat hilang satu pekan sebelum akhirnya ditemukan wafat di Makkah. Jemaah haji asal Jakarta itu ibadah hajinya dibadalkan oleh petugas.
Petugas yang membadalkan haji Firdaus adalah dari pembimbing ibadah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Anis Diyah Puspita. Dia tidak menyangka dipilih untuk membadalkan Firdaus.
Anis bercerita, mulanya dirinya mendapatkan Surat Keputusan dari Kasubdit Bimbingan dan Ibadah (Bimbad) PPIH Arab Saudi untuk membadalkan jemaah asal Jakarta, JKG 27.
Kepala Bimbad Daker Bandara tersebut awalnya tidak langsung menyadari sosok yang dibadalkannya adalah jemaah yang kisahnya sempat ramai diperbincangkan oleh publik.
Setelah mengetahui, perasaannya langsung campur aduk ketika mengingat kembali perjuangan Firdaus menuju Tanah Suci.
"Maka ketika saya menyadari bahwa ternyata nama tersebut adalah Pak Firdaus Akhlan yang dimaksud oleh media, ketika beliau dinyatakan hilang itu, terus terang, saya merasa merinding," ungkap Anis, Sabtu (30/5).
Firdaus, kata Anis, berjuang luar biasa memenuhi rukun Islam kelima. Anis pun merasa mengemban tanggung jawab yang amat besar untuk membadalkan haji hingga memotivasinya khusyuk dalam setiap prosesi rukun haji.
"Maka kemudian saya tergugah, bagaimana saya harus melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, bagaimana saya harus menjalankan sesuai syariatnya, dan bagaimana supaya bukan hanya sah, tapi ibadah yang kami lakukan itu betul-betul bisa diterima oleh Allah dan pahalanya sampai kepada almarhum," ujarnya.
Anis menjelaskan, tahapan badal haji sama seperti ibadah haji pada umumnya, mulai dari niat ihram, wukuf, tawaf ifadah, hingga melontar jumrah.
“Hanya saja kita khususkan niat ini untuk beliau," ujar dia.
Dalam setiap prosesi ibadah, terutama di waktu dan tempat yang mustajab, Anis tidak henti-hentinya memanjatkan doa terbaik untuk almarhum Firdaus maupun untuk kebaikan anak cucunya kelak.
Membadalkan haji untuk Firdaus adalah pengalaman pertama Anis melakukan badal haji untuk orang lain yang belum dia kenal. Sebelumnya, Anis hanya pernah membadalkan haji/umrah keluarga dan kerabat dekatnya.
"Jadi kalau untuk orang lain, Alhamdulillah kami baru kali ini, melakukan badal untuk Pak Muhammad Firdaus Akhlan," sebutnya.
Meski baru mengenal kisah almarhum melalui media massa, Anis mengaku melaksanakan setiap rukun badal haji tersebut dengan penuh penghayatan, seolah-olah ia sedang membadalkan ibadah untuk ayah kandungnya sendiri.
Firdaus dilaporkan hilang pada Jumat, 15 Mei 2026. Berdasarkan rekaman CCTV, ia terakhir kali terlihat keluar dari penginapannya di sektor 9 Misfalah, Makkah, dengan mengenakan kaus putih dan sarung hitam. Kondisi penginapan memang sedang sepi karena jemaah lain bersiap melaksanakan salat Jumat.
Setelah sepekan pencarian, Firdaus akhirnya ditemukan dalam kondisi wafat oleh tentara Arab Saudi yang sedang berpatroli di sekitar Jabal Kuday pada Jumat (22/5) dini hari. Lokasi penemuannya berjarak sekitar 1,5 hingga 2 kilometer dari hotelnya.
