Cerita Aulia Haji Bareng Ayahnya: Nangis Lihat Ka’bah, Teringat Anaknya di Rumah
·waktu baca 2 menit

Aulia Purnamasari Nasir sudah lama membayangkan bisa berhaji bersama Muhammad Nasir, ayahnya. Keinginan tersebut akhirnya terwujud tahun ini.
Ibu Aulia sudah berhaji sebelum menikah. Sehingga, Aulia yang saat ini berusia 26 tahun berangkat haji hanya bareng ayahnya.
“Pertama sampai enggak bisa berkata-kata, cuma bisa nangis. Ini Ka’bah yang kita lihat cuma di handphone. Terharu, yang saya ingat keluarga, apalagi anak usia 2 tahun,” ungkap Aulia di Makkah, Kamis (29/5).
“Mohon panggil keluarga, saudara-saudara, kerabat saya, ternyata seindah ini Tanah Haram,” tambahnya.
Aulia yang berasal dari Maros ini bersyukur bisa berangkat bareng ayahnya. Selama di Tanah Suci, ia banyak dibantu oleh ayahnya yang berusia 59 tahun.
“Apa-apa memang bapak. Koper berat yang angkat memang bapak,” ujar Aulia.
Aulia dan Nasir memilih haji ifrad. Tak heran, Nasir tetap memakai ihram sejak berangkat ke Tanah Suci pada 17 Mei 2025. Ada sejumlah larangan yang tidak boleh dilanggar selama menunggu puncak haji.
“Untuk larangannya seperti yang bapak pakai ini kan pertama nggak boleh pakai penutup kepala. Hanya untuk pakaian ihram tok, sama dengan perempuan kita ini untuk menutup aurat,” terang Aulia.
“Untuk perempuan sama pada umumnya. Kalau tradisi kami di daerah kami yang boleh dipakai, hanya pakaian warna putih, enggak boleh warna lain,” tambahnya.
Aulia dan Nasir banyak meminimalisir keluar hotel. Selama di Makkah, mereka sejauh ini hanya ke Masjidil Haram dan ke hotel. Mereka juga menghindari perdebatan, termasuk saat tawar menawar barang.
Nasir juga tidak mencukur kumis sampai menjaga agar rambut atau bulu di badannya tidak dicabut secara sengaja.
“Enggak boleh pakai wangi-wangian. Enggak pakai sabun, enggak sikat gigi. Tapi alhamdulillah enggak bau,” kata Nasir.
“Takutnya kan hati-hati jangan sampai lagi nyikat berdarah, itu yang paling sensitif sih sebenarnya,” tambah Aulia.
