Cerita Dwi Hartanto Bohong

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
video youtube embed

Baru-baru ini publik digegerkan dengan pengakuan dan permintaan maaf Dwi Hartanto, ilmuwan muda Indonesia yang disebut sebagai The Next Habibie itu. Dwi yang masih menempuh pendidikan S3 di Belanda ini mengaku prestasi di bidang kedirgantaraan yang pernah diungkapkannya beberapa waktu lalu adalah bohong belaka.

Sejak tahun 2015, Dwi Hartanto rajin diberitakan di dalam negeri karena membawa harum nama Indonesia di tanah Eropa. Ia sempat digadang menjadi The Next Habibie karena prestasinya di bidang teknologi kedirgantaraan. Dwi mengaku kini sedang menjalani studi post-doctoral sekaligus menjadi Asisten Profesor di TU Delft, Belanda. Ia juga dikenal karena pernah mencipta bangun Satellite Launch Vechile/SLV (Wahana Peluncur Satelite, red) dengan teknologi termutakhir yang disebut The Apogee Ranger V7s (TARAV7s).

Namun, dalam pernyataan resminya, ia mengakui telah melakukan sejumlah kebohongan terkait cerita kariernya yang 'cemerlang'. Kebohongannya mulai terendus sejak dia diundang sebagai pembicara di salah satu konferensi tentang kedirgantaraan di Indonesia. Kala itu, alumni TU Delft bidang aerospace engineering di Indonesia menyelidiki latar belakangnya, namun tak menemukan apa-apa.

Dwi mengaku khilaf, karena tidak mengkoreksi, verifikasi, dan klarifikasi. BJ Habibie, yang sudah mengetahui perkara ini berpesan, “Ilmuwan tidak boleh bohong, kalau bohong bukan ilmuwan.”

--------------------

Tonton video laiinya dengan mengikuti topik Eureka!

Cover Cerita Dwi Hartanto Bohong (Foto: Dok. Dwi Hartanto)