Cerita Hanafi Rais Mundur dari Pengurus PAN dan Kini Pilih Jalan Dakwah

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hanafi Rais. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hanafi Rais. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Hanafi Rais memutuskan mundur sebagai Waketum PAN sekaligus anggota DPR setelah dia merasa tak lagi sejalan dengan sikap partai di bawah Zulkifli Hasan yang dekat dengan kekuasaan.

Hanafi bercerita dia mundur setelah mengevaluasi kontribusinya di partai sekaligus DPR. Dia menyebut PAN tidak lagi sesuai dengan harapan masyarakat yang memilihnya: Menjadi antitesis kekuasaan.

"Saya membuat keputusan mundur bahkan dari DPR melalui proses pengamatan dan evaluasi yang panjang dan dalam, tentu tidak tiba-tiba. Karena memang saya lihat kalau sudah tidak punya kontribusi yang positif di lingkungan yang ada, lebih baik enggak usah berlama-lama di situ," ucap Hanafi dalam Pengajian Ramadhan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Kamis (14/5) malam.

kumparan post embed

"Jadi saya merasa bahwa amanat dari banyak yang memilih di dapil itu supaya kritisi atau bisa jadi antitesis terhadap pemilik kekuasaan, ya itu harus diutarakan."

Dalam surat mundur, Hanafi menyebut PAN cenderung kompromi dengan kekuasaan di saat kader-kader berharap PAN menjadi penyeimbang yang kritis.

Surat pengunduran diri Hanafi Rais. Foto: Dok. Istimewa

Keputusan mundur itu dia sebut sebagai pertanggung jawaban kepada masyarakat di daerah pemilihan. Hanafi menegaskan, masalahnya murni berada di PAN sehingga dia harus mundur sebagai pengurus dan anggota DPR.

Padahal, posisinya di keduanya sangat penting yaitu sebagai Ketua Fraksi PAN di DPR dan Wakil Ketua Umum PAN.

"Karena tentu tidak bisa mundur dari partai tapi tetap di DPR, kan tidak mungkin. Jadi insyaallah secara komprehensif saya lakukan evaluasi dan sudah saya sampaikan apa adanya terhadap pimpinan PAN," ucap putera Amien Rais itu.

Lalu apa langkah selanjutnya? Hanafi menyebut dia ingin berdakwah seperti yang dilakukannya di Muhammadiyah.

"Langkah berikutnya tentu insyaallah tetap berjuang di jalan agama Allah, metodenya apa, tentu salah satu metode yang bisa kita lakukan adalah seperti halnya kita warga persyarikatan (Muhammadiyah), tentu nanti metode-metode lain bisa dikembangkan," pungkasnya.

--------------------------

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.