Cerita Ilham, Jemaah Asal Gowa Bisa Naik Haji Bareng Istri di Usia 25 Tahun
·waktu baca 2 menit

Jemaah haji Indonesia tahun ini memang banyak yang sudah lansia. Tapi bukan berarti tidak ada jemaah haji muda yang berangkat.
Ilham Ilahi, 25 tahun, misalnya. Pria asal Gowa, Sulawesi Selatan, ini bahkan bisa berangkat haji bersama dengan istrinya.
"Saya didaftarkan dulu sama orang tua di usia 12 tahun, Maret 2010," kata Ilham di Makkah, Rabu (7/6).
Ilham mengatakan, seharusnya dia berangkat pada tahun 2019. Saat itu, pihak Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tempat dia bernaung menginformasikan dia bisa berangkat dengan istri.
Syaratnya, harus menunda keberangkatan di tahun berikutnya atau 2020. Statusnya sebagai pendamping atau mahram.
"Istri daftar haji 2016, dua bulan setelah menikah. Kalau ikut nomor porsi harus menunggu 23-25 tahun. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat bareng istri," tambah dia.
Ilham seharusnya berangkat bareng ibunda pada 2019. Dia memilih menunda setahun agar bisa berangkat bersama istri.
Namun, karena ada pandemi COVID-19, Ilham dan istrinya Mirna baru bisa berangkat pada 2023 ini.
"Jadi satu kloter ini semua jemaah lunas tunda. Tidak ada yang baru dapat tahun ini," tutur dia.
Sementara, Mirna, mengatakan sangat bersyukur dengan kesempatan yang didapatnya. Awalnya memang berniat ingin umrah dulu dengan suami, tapi Allah punya rencana lain.
"Dulu niatnya mau umrah bareng, alhamdulillah bisa dikasih rezeki haji bersama-sama," ucap ibu dua anak ini.
Ilham kini hanya bisa bersyukur. Sejak dari Madinah menjalani salat arbain hingga sampai Makkah, dia hanya berharap bisa menjalani haji dengan lancar.
"Selama di Madinah lancar semoga lancar juga sampai ibadah intinya," ucap dia.
