Cerita Jemaah Umrah RI di Makkah Usai Insiden di Riyadh: Kondusif, Fokus Ibadah

Suasana ibadah umrah di Kota Suci Makkah kondusif, sehari setelah serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Serangan yang terjadi pada Sabtu (10/10) itu menewaskan 12 orang, dan melukai puluhan lainnya.
Pantauan kumparan di pelataran Masjidil Haram pada Senin (12/10), jemaah dari berbagai negara termasuk Indonesia tetap menjalankan aktivitas ibadah seperti biasa. Di kawasan jalan menuju Masjidil Haram, rombongan jemaah asal Indonesia terlihat berjalan kaki menuju masjid di bawah pengawasan aparat keamanan setempat.
Untuk memastikan keamanan, sejumlah petugas Askar Makkah dan petugas kepolisian Arab Saudi disiagakan di beberapa titik di wilayah Makkah. Penjagaan terlihat di akses masuk menuju Masjidil Haram dan di jalan-jalan utama yang dilalui jemaah.
Berbeda dengan akhir pekan, pada Senin (12/10) pukul 10.00 Waktu Arab Saudi, suasana di beberapa ruas jalan sekitar Makkah terpantau lebih lengang. Sebagian jemaah tetap langsung menuju Masjidil Haram untuk beribadah, sementara sebagian lainnya memanfaatkan waktu untuk city tour ke sejumlah lokasi bersejarah di wilayah Makkah Al-Mukarramah.
Makkah Al-Mukarramah terletak di wilayah Provinsi Makkah, Arab Saudi, di Jazirah Arab bagian barat dan menjadi pusat ibadah haji dan umrah.
Otoritas Arab Saudi menegaskan aktivitas ibadah di dua kota suci, Makkah dan Madinah, tetap berjalan normal dan aman.
Jemaah Sempat Khawatir
Meski terpantau aman dan kondusif, sebagian jemaah umrah tetap khawatir dengan kondisi keamanan Arab Saudi. Terutama, usai serangan di bandara King Khalid Riyadh.
Salah satu jemaah, Fatimah asal depok, mengaku kaget mendengar kabar tersebut.
"Kaget, sempat nanya ke petugas pemandu tur umrah akan kondisi saat ini, tapi mereka mencoba menenangkan ya insyaallah kejadian ini akan segera dapat ditangani oleh pemerintah Arab Saudi,"ujar Fatimah.
Namun ada pula jemaah yang memilih tetap santai dan fokus beribadah.
"Sudah sampai di sini, aku sih fokus ibadah aja ya insyaallah aman," tutur Hani, jemaah umrah lainnya.
