Cerita Ketua RT soal Warganya Pemilik Rubicon Rafael Alun: KTP Pernah Dipinjam

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua RT 1/ RW 1 Gang Jati Mampang Prapatan, Kamso saat menggelar jumpa pers terkait nama AS yang dicatut jadi pemilik Rubicon yang dibeli Rafael Alun.
 Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua RT 1/ RW 1 Gang Jati Mampang Prapatan, Kamso saat menggelar jumpa pers terkait nama AS yang dicatut jadi pemilik Rubicon yang dibeli Rafael Alun. Foto: Thomas Bosco/kumparan

Nama Ahmad Syarifudin terdaftar sebagai pemilik mobil Rubicon yang dipakai pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun. Mobil tersebut pernah digunakan anak Rafael, Mario Dandy Satrio saat melakukan penganiyaan kepada David. Sebelum menganiaya David, Mario mengganti pelat asli B 2571 PBP dengan pelat bodong B 120 DEN.

instagram embed

Lalu kenapa mobil mewah milik Rafael Alun bisa atas nama Ahmad Syarifudin, warga Gang Jati, Mampang, yang tinggal di kontrakan?

Nama Ahmad Syarifudin diungkapkan oleh Rafael saat memberikan keterangan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rafael mengaku membeli Rubicon itu dari Ahmad warga Mampang. Setelah itu Rubicon dijual kepada kakaknya.

kumparan mendatangi alamat rumah Ahmad di Gang Jati Rt 01/08, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Namun Ahmad sudah tidak tinggal di sana sejak 2007 lalu.

Penampakan rumah kontrakan AS, nama yang dicatut sebagai pemilik mobil Rubicon yang kerap dipamerkan Mario Dandy, di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023). Foto: Thomas Bosco/kumparan

Ketua RT Kamso Badrudin mengatakan, Asep panggilan Ahmad Syarifudin, bekerja sebagai cleaning service di Inafis Mabes Polri. Sehingga dia tidak yakin Asep bisa membeli mobil mewah.

"Yang saya heran secara finansial saudara AS tidak memungkinkan (punya Rubicon)," kata Kasmo kepada wartawan di rumahnya, Jumat (3/3).

Kasmo mengungkapkan, KTP Asep pernah dipinjam oleh seseorang bernama A. Namun Kasmo tidak tahu tujuan dari peminjaman KTP itu.

"Kemungkinan KTP dia digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Artinya apa bisa diinfokan dari kerabatnya untuk cari tahu kenapa KTP dan identitas saudara AS bisa digunakan untuk kepemilikan Rubicon tersebut," ucap Kasmo.

Mobil mewah Rubicon milik Mario Dandy Satrio pelaku penganiyaan di Polres Metro Jakarta Selatan menggunakan plat nomor asli yaitu B 2571 PBP. Foto: Luthfi Humam/kumparan

Menurut Kasmo, Asep sudah memiliki istri dan anak yang tinggal di Subang, Jawa Barat. Sedangkan di Jakarta Asep tinggal bersama dengan para sepupunya di kontrakan tersebut. Tahun 2007 Asep keluar dari kontrakan.

Saat ini, Kasmo tidak tahu Asep tinggal di mana. Terakhir dia bertemu dengan Asep tahun 2022, saat itu Asep mengambil bantuan sosial/BLT yang disalurkan oleh Kasmo.

"Data masih tercatat warga saya. KTP-nya juga saya pegang serta KK-nya. Nama dia tercantum sebagai penerima bansos dan BLT," ucapnya.