Cerita Mahfud MD Kaget Didatangi Sri Sultan dan Diminta Jadi Dewan Penasihat
26 Oktober 2025 15:43 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Mahfud MD mengatakan Raja Yogyakarta yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X serta keluarganya merupakan sosok yang sangat terbuka diajak berdiskusi.
ADVERTISEMENT
Bahkan Permaisuri Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas tahu makanan favorit Mahfud MD.
"Bahkan Bu Ratu (tahu) lodeh (masakan) kesukaannya Pak Mahfud, tahu beliau. Beliau bisa menerangkan berbagai buah dari sini, kopi ini dari sini, kopi ini teh ini bisa menjelaskan beliau," kata Mahfud MD saat acara Dialog Kebangsaan untuk Indonesia Damai di Sasono Hinggil Dwi Abad, Kota Yogyakarta, Minggu (26/10).
Di satu momen, Mahfud kaget ketika diminta Sultan untuk menjadi Parampara Praja atau dewan pertimbangan atau penasihat Sultan. Saat ini Mahfud MD merupakan Ketua Parampara Praja.
Saat itu Sultan datang menemui Mahfud MD di kampus.
"Itu cerita saya oleh beliau diminta menjadi anggota Parampara Praja, anggota dulu. Itu semacam dewan pertimbangan teman diskusi Ngarso Dalem sesuai dengan UU Keistimewaan," katanya.
ADVERTISEMENT
Mahfud mengaku kaget karena dirinya orang Madura bukan Jawa. Di sini, menurut Mahfud, Sri Sultan menunjukkan ke-Indonesiaannya.
"Nah, di situ saya kaget. Ini kan Keraton Yogya, masa Dewan Penasihatnya orang Madura. Saya orang Madura. Di situ saya takjub. Ini ke-Indonesiaan yang ditunjukkan Ngarso Dalem (Sri Sultan)," katanya.
Bersama Ngarso Dalem, Mahfud mengaku menghayati betul tentang Yogyakarta.
"Meski pun dikatakan warisan feodal, tapi sebenarnya warisan budaya. Feodalisme sebagai budaya menjaga kerukunan, kesantunan, kehalusan budi, dan sebagainya," katanya.
Namun, lanjut Mahfud, di dalam struktur politik ketatanegaraan Yogyakarta sangat demokratis.
"Inilah kota yang sangat banyak melahirkan pejuang-pejuang demokrasi," tegasnya.
Lanjutnya, DIY juga berkali-kali mendapat anugerah sebagai penyelenggara demokrasi terbaik dari Kemenkopolhukam. "Sejak jauh sebelum saya jadi Menkopolhukam," bebernya.
ADVERTISEMENT
