Cerita Megawati saat Mengandung Puan: 7 Bulan Klenger, Enggak Bisa Bangun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Putri (kiri) dan Ketua DPR RI Puan Maharani di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta.  Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Putri (kiri) dan Ketua DPR RI Puan Maharani di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkapkan pengalamannya saat mengandung Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Megawati mengatakan sempat mabuk selama hamil 7 bulan.

"Saya punya anak tiga. Yang terakhir dan berhasil menurut saya sekarang menjadi Ketua DPR, ya, Ibu Puan Maharani. Ketika mengandung Mbak Puan, 7 bulan saya klenger, mabok, enggak bisa bangun. Kalau siang begini harus tutup gorden. Aneh, kan?" kata Megawati dalam Kickoff Penurunan Stunting oleh BKKBN di Gedung Puri Ardhya Garini, Jakarta, Senin (8/8).

Megawati mengibaratkan dirinya sebagai kalong jika keluar rumah dan terkena sinar matahari selama masa kehamilan. Hal ini ia alami selama 7 bulan kehamilan.

"Tapi saya berjanji pada diri saya, ketika saya mulai menikah, jadi saya sudah siap lahir batin bahwa suatu saat saya akan tentunya hamil dan menunjukkan di perut saya ini orang lain, numpang di perut kita," ungkapnya.

Selama hamil Puan, Megawati juga mengungkapkan tidak selera makan karena sering mabok. Oleh dokter kehamilan, ia diminta untuk terus makan terlepas rasa maboknya.

"Dia [dokter] bilang, Mega kalau mabok, makan terus minum. Keluan ndak apa-apa. Jadi, ya, begitulah 7 bulan [kehamilan] saya. Ini pengalaman saya sendiri," tuturnya.

"Supaya ibu-ibu dengan segala hormat, please jangan cengeng. Siapa suruh hamil, gitu, lho. Jadi harus siap lahir batin," pungkasnya.