Cerita 'Ospek' Choel Mallarangeng Nyanyi Indonesia Raya di Tahanan KPK

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Choel Mallarangeng. (Foto: Marcia Audita/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Choel Mallarangeng. (Foto: Marcia Audita/kumparan)

Andi Zulkarnain Anwar alias Choel Mallarangeng banyak tertawa ketika berbincang dengan wartawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Dia menceritakan pengalamannya selama berada di rumah tahanan.

"Semalam ada tamu baru. Kalau ada tamu baru, dia disuruh nyanyi Indonesia Raya dan sebutkan Pancasila. Eh, ada lho, yang enggak hafal," kata Choel, Kamis (6/7).

Choel berkelakar, semua orang akan bisa menyebut Pancasila dalam keadaan normal. "Tapi ketika dibawa ke tahanan, mentalnya masih di Gedung KPK, itu kan manusiawi," kata adik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng itu.

Di tahanan Choel juga kena ospek--akronim dari orientasi studi pengenalan kampus. Tapi toh dia bahagia saja.

"Anda masuk lingkungan baru, enggak kenal siapa-siapa, penuh tanda tanya. Disuruh apa juga pasti mau, tapi karena semua orang melakukannya, itu bukan ngerjain, tapi ice breaking agar cepat akrab," kata Choel.

Kalau sudah menyanyi Indonesia Raya dan menyebutkan Pancasila dengan benar, untuk memeriahkan suasana, ujiannya ditambah: Menyanyi lagu Maju Tak Gentar, hingga Nyiur Melambai.

"Di tahanan itu enggak ada gubernur, anggota parlemen, semua sama," kata Choel.

Choel Mallarangeng (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)
zoom-in-whitePerbesar
Choel Mallarangeng (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)

Menurut Choel, sesama tahanan juga banyak mengobrol. "Biasanya, anak baru setelah melewati masa denial, menerima kenyataan ada di situ, kasusnya seperti apa, siap terbuka," katanya.

Sejak 6 Februari 2017, Choel ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di markas Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan. Letaknya tak jauh dari Gedung KPK.

Aktivitas di rutan, menurut Choel, tak ada yang janggal. "Nonton tv, lari pagi, badminton, angkat beban, relaksasi," kata dia. "Ada juga yang diam, merenung sambil menyembah matahari, semua orang punya jalan berbeda untuk melepaskan diri."

Choel mengaku dekat dengan Fahmi Darmawansyah, suami artis lawas Inneke Koesherawati, yang menjadi terdakwa kasus suap pejabat Badan Keamanan Laut.

"Setiap hari mengobrol, berbulan-bulan, akhirnya dekat sekali, tahu keadaan keluarga, saling curhat. Sekarang saya sekamar dengan Gubernur Bengkulu," ujar Choel merujuk Ridwan Mukti.

Ada lagi cerita Choel. Di rutan Guntur, ada satu kamar karantina yang namanya Ruang Sadewa-1. "Kalau ada orang KPK yang melongok kamar itu, kami sudah tahu pasti ada yang akan datang, sambil ketawa-tawa dengan tahanan lain," ujar terdakwa kasus korupsi Hambalang itu.