Cerita Pemudik di Terminal Amplas Medan: Dapat Tiket Gratis hingga Mandiri

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana masyarakat menunggu keberangkatan bus di loket bus Terminal Amplas, Medan, Selasa (17/3). Foto: Amar Marpaung/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana masyarakat menunggu keberangkatan bus di loket bus Terminal Amplas, Medan, Selasa (17/3). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Hari Raya Idul Fitri 1447 H sudah di depan mata. Momentum Lebaran identik dengan tradisi mudik untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

Seperti yang terlihat di Terminal Bus Amplas, Medan. Pantauan kumparan pada Selasa (17/3), loket-loket bus mulai dipadati masyarakat yang hendak mudik.

Salah satu pemudik, Rafa Lubis (42), turut memanfaatkan momen ini untuk pulang kampung ke Mandailing Natal bersama istri dan anak-anaknya. Ia menggunakan program tiket mudik gratis dari Pemerintah Kota Medan.

Bagi Rafa, mudik kali ini menjadi kesempatan berharga untuk bertemu orang tuanya yang tinggal di kampung halaman, sementara dirinya menetap di Medan untuk bekerja.

"Mudik buat lebaran saja, karena orang tua di kampung. Kalau kerja di Medan," kata Rafa saat berbincang-bincang dengan kumparan di lokasi, Selasa (17/3).

Perjalanan menuju Mandailing Natal diperkirakan memakan waktu sekitar 15 jam. Rafa terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut.

"Ada kemudahan dengan mudik gratis ini. Mudah-mudahan (tahun depan tetap ada mudik gratis)," kata Rafa.

Rafa Lubis (42), salah satu pemudik dengan tujuan Mandailing Natal saat ditemui di Terminal Amplas, Medan, Selasa (17/3). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Selain Rafa, pemudik lainnya, Sri Wahyuni (26), juga bersiap pulang kampung ke Jambi bersama suami dan anak-anaknya untuk bertemu keluarga.

Berbeda dengan Rafa, Sri tidak mendapatkan tiket mudik gratis. Namun hal itu tidak mengurungkan niatnya untuk tetap pulang kampung demi berkumpul dengan keluarga.

"Mau ke Jambi ketemu mertua. Kumpul keluarga di sana. Enggak dapat tiket karena tujuan enggak sampai di sana. Jadi beli tiket sendiri," ucap Sri.

Sri Wahyuni (26), salah satu pemudik dengan tujuan Jambi saat ditemui di lokasi tiket Terminal Amplas, Medan, Selasa (17/3). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Sri menuturkan, tahun ini ia memilih merayakan Lebaran di kampung halaman suami di Jambi. Pada tahun sebelumnya, ia tidak mudik karena orang tuanya berada di Medan.

"Tahun lalu enggak pulang kampung. Setahun lalu di tempat orang tua, tahun ini di tempat mertua, jadi gantian," ucap Sri.

Perjalanan menuju Jambi diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari.

"Perjalanan 2 hari. Pokoknya hari ini berangkat, besok malam baru sampai," tutup Sri.