Cerita Peneliti Vaksin Corona Anhui soal Kendala Uji Klinis Tahap III

9 Maret 2021 18:53
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi vaksin corona.  Foto: Dado Ruvic/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona. Foto: Dado Ruvic/REUTERS
ADVERTISEMENT
Uji klinis tahap III vaksin corona Anhui sudah dimulai dan bakal melibatkan 4 ribu relawan. Juru bicara Tim Uji Klinis Vaksin Rekombinan COVID-19 Anhui Zhifei Longcom, Muhammad Faisal, mengatakan terdapat sejumlah kendala yang dihadapi selama uji klinis.
ADVERTISEMENT
Misalnya, menurut Faisal, dari sejumlah relawan yang dipanggil untuk mengikuti uji klinis, tak seluruhnya bisa menerima vaksin.
Sebab terdapat relawan yang kondisi kesehatannya tak memungkinkan, seperti memiliki riwayat penyakit hipertensi atau pernah terpapar corona.
"Kami menargetkan ada 25 relawan dipanggil tiap hari saat kunjungan, dan dari 25 target ini tidak semuanya lolos dari tahapan screening atau pemeriksaan kesehatan. Jadi tiap kunjungan dari 25 orang tidak semuanya disuntik vaksin," kata Faisal kepada wartawan, Selasa (9/3).
Ilustrasi vaksinasi corona di IPB Bogor, Jawa Barat. Foto: Pemkot Bogor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksinasi corona di IPB Bogor, Jawa Barat. Foto: Pemkot Bogor
"Secara umum adalah kondisi kesehatan relawannya, banyak pasien yang hipertensi kemudian juga ketika sudah dites antibodi sudah pernah positif, itu jadi kendala," lanjutnya.
Meski demikian, Faisal berharap uji klinis fase III vaksin Anhui dapat berjalan lancar dan hasilnya bermanfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
Adapun sejauh ini, rekrutmen relawan masih berlangsung di Bandung dan Jakarta.
"Harapannya hasil dari uji klinis fase tiga baik dan bisa bermanfaat untuk banyak orang," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020