Cerita Pengelola Bimbel di Yogya Buka 4 Cabang: Minat Tinggi demi Sekolah Impian

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bimbel Cendekia membuka cabang keempat di Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Minat orang tua terhadap bimbingan belajar masih tinggi di tengah persaingan masuk sekolah dan perguruan tinggi. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bimbel Cendekia membuka cabang keempat di Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Minat orang tua terhadap bimbingan belajar masih tinggi di tengah persaingan masuk sekolah dan perguruan tinggi. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Minat siswa dan orang tua di Yogyakarta terhadap bimbingan belajar masih tinggi di tengah persaingan masuk sekolah dan perguruan tinggi impian.

Hal ini membuat banyak tempat bimbel bermunculan. Salah satunya Bimbel Cendekia yang berdiri sejak 2018. Pada 2026 ini, mereka bahkan membuka cabang keempat di Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

"Kalau yang saya tahu memang setiap hari itu memang selalu ada yang mendaftar ya," kata admin Bimbel Cendekia Wirobrajan, Zahidah Banani, saat ditemui Kamis (3/9).

Di Bimbel Cendekia, pendaftaran bisa dilakukan melalui situs web atau datang langsung. Penggunaan situs web ini membuat tidak perlu ada antrean yang menumpuk di lokasi.

instagram embed

"Ada juga yang menghubungi via admin WhatsApp atau website, seperti itu. Nah, kalau dari antusiasnya ya, yang saya tahu itu memang pembukaan itu dari bulan April. Jadi mulai ada lebih masif gitu ya, ada tryout, kemudian ada event-event begitu, ya sekaligus pembukaan program untuk tahun ajaran berikutnya," kata Zahidah.

"(Melalui website daftarnya) enggak perlu mengantre sebenarnya. Itu lebih memudahkan orang tua juga sih untuk mendaftar di Cendekia," ujarnya.

Bimbel dari SD sampai SMA

Bimbel Cendekia ini menawarkan bimbel dari SD sampai dengan SMA.

"Ada semua. Kalau untuk yang Wirobrajan (di sini) baru SD dan SMP," katanya.

Sementara itu, di cabang lain yang sudah lebih lama, Zahidah mengatakan bimbel kelas 12 menjadi yang favorit.

"Basically semuanya ramai. Kelas 12 aja tuh sampai waiting list gitu karena ada satu kelas yang cukup maksimal gitu ya, kapasitasnya udah penuh begitu sampai ada waiting list. Seperti itu. Nah, tapi rata-rata memang kalau dari SD ke SMP itu memang antusiasnya itu untuk mencari sekolah favorit gitu ya, SMP ke SMA pun begitu," katanya.

Lanjutnya, untuk persaingan masuk sekolah favorit, banyak siswa merasa perlu tambahan belajar, khususnya pada mata pelajaran matematika dan bahasa Inggris.

"Rata-rata sih matematika, bahasa Inggris, gitu sih, Mas. Tapi IPA, Bahasa Indonesia pun masih tetap banyak juga peminatnya," ujarnya.

Biaya Tahunan

Zahidah mengatakan ada beberapa paket yang ditawarkan kepada orang tua. Untuk SMP, paket yang ditawarkan minimal mengambil dua mata pelajaran.

"Kalau yang SD itu tiga dan memang perlu, memang harus tiga. Kalaupun misalnya hanya butuh satu atau dua mapel itu nanti ada di program privat," ujarnya.

Sementara itu, untuk biaya dimulai dari Rp3 juta hingga Rp8,5 juta per tahun.

"Iya di sini per dua semester," katanya.

Empat cabang Bimbel Cendekia ini menerima 700 orang per angkatan setiap tahunnya. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Yogyakarta, tetapi juga dari kabupaten lain, seperti Sleman dan Bantul.