Cerita Penumpang Lion Air Panggil Pramugari saat Lihat Api di Sayap Pesawat

27 Oktober 2022 15:09
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pesawat Lion air mendarat di Bandaran Soekarno Hatta di kawasan Tangerang, Banten. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Lion air mendarat di Bandaran Soekarno Hatta di kawasan Tangerang, Banten. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Pesawat Lion Air mendarat darurat karena mesin bagian kirinya meledak dan mengeluarkan api. Insiden tersebut terjadi saat pesawat terbang di ketinggian 3.000 kaki, Rabu (26/10).
ADVERTISEMENT
Salah satu penumpang, Gustria Kurnia Putri, menceritakan pengalaman menegangkan saat api terlihat di bagian sayap kiri pesawat.
Gustria mengatakan saat masuk ke kabin pesawat, udara terasa pengap dan gerah. Tak lama setelah pesawat mengudara, Gustria mendengar suara ledakan.
Selang 5-10 menit kemudian, seorang penumpang berteriak kalau ada api di di bagian sayap kiri pesawat. Penumpang langsung panik dan melapor ke petugas.
"Penumpang yang di bagian depan sudah teriak-teriak panggil mba pramugarinya "Mba-mba ada api, ada api" dan pramugarinya ngecek ke depan terus dia lapor ke captain mengatakan bahwa "capt, di bagian sayap sebelah kiri ada keluar api nih," cerita Gustria.
Pesawat Lion Air terbakar, di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (26/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Lion Air terbakar, di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (26/10/2022). Foto: Dok. Istimewa
Pesawat masih mengudara selama sekitar 30 menit. Saat itu penumpang sudah mulai menangis, ada yang berdoa dan berteriak. "Benar-benar kayak sudah antara hidup dan mati gitu," katanya.
ADVERTISEMENT
Dia bersyukur pesawat bisa mendarat dengan selamat. "Terima kasih kepada pilot yang sudah membawa kita landing dengan selamat meskipun dengan sayap yang sebelah kiri terbakar," katanya.
Penjelasan Lion Air
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Lion Air mengatakan insiden terbakarnya mesin itu terjadi pada pesawat dengan nomor penerbangan JT-330 rute Jakarta-Palembang. Pesawat mengalami kendala di bagian mesin pada ketinggian 3.000 kaki.
"Pada ketinggian jelajah 3.000 kaki, pilot merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai dengan yang semestinya dan menunjukkan perlu segera dilakukan pengecekan," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Rabu (26/10).
Danang menjelaskan, pesawat berjenis Boeing 737-800NG itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.13 WIB. Pesawat membawa 6 kru dan 169 penumpang.
ADVERTISEMENT
"Sebelum keberangkatan, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LKK dinyatakan layak dan aman dioperasikan melalui pengecekan awal (pre flight check)," jelas Danang.
Namun, akibat kendala yang dialami, pilot pesawat memutuskan untuk melakukan return to base kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat itu pun dapat mendarat secara normal. Seluruh penumpang pesawat itu kemudian digantikan pesawat lainnya.
Saat ini Lion Air masih melakukan pengecekan pada pesawat itu guna menentukan penyebab kendala mesin tersebut terjadi.
"Teknisi dan pilot melakukan pengecekan pada pesawat melalui tahapan kerja yang dijalankan menurut daftar kerja (check list) yang membutuhkan waktu. Untuk saat ini, Lion Air tidak dapat berspekulasi," kata dia.
"Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020