Cerita Perawat Perempuan Asal Halmahera yang Jadi Relawan Sopir Ambulans

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas ambulans yang mengenakan pakaian hazmat, tiba di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas ambulans yang mengenakan pakaian hazmat, tiba di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Peran relawan di masa penanganan pandemi virus corona saat ini sangat besar. Sejumlah tenaga medis, aparat militer hingga masyarakat berbondong-bondong mendaftarkan diri sebagai relawan untuk gotong royong menekan penyebaran COVID-19.

Juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan ada seorang perawat perempuan asal Halmahera, Maluku, yang turut menjadi relawan. Namun bukan merawat, ia menjadi relawan sebagai sopir ambulans.

"Ada perawat perempuan yang bersedia menjadi relawan kru ambulans, bahkan merangkap pengemudi ambulans. Padahal dia dari Halmahera, perawat," ungkap Yuri saat jumpa pers di kantor BNPB, Jakarta, Rabu (6/5).

Petugas Ambulans Puskesmas Kebayoran Baru, bersiap membawa pasien yang diduga terkena virus Corona di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (2/3). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Menurutnya, tindakan perawat perempuan asal Halmahera itu adalah bentuk kepedulian untuk penderita COVID-19.

"Maka ini contoh yang harus diteladani, mereka rela tinggalkan keluarganya berjuang untuk kita, untuk merawat kasus COVID-19," ujarnya.

Bagi masyarakat, Yuri menegaskan, peran yang sangat dibutuhkan dalam menangani corona saat ini ialah patuh protokol kesehatan. Misalnya physical distancing, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, tidak keluar rumah, dan tidak mudik.

embed from external kumparan

"Ini peran kita untuk tidak keluar rumah. Karena bagimana pun, ini jadi beban layanan lebih besar untuk rumah sakit (jika tertular corona)," ungkap Yuri.

"Dengan tidak melanggar tetap di rumah, risiko penularan akan turun, pastikan ini kita bisa lakukan kegiatan untuk mencegah COVID," imbuhnya.

Per Rabu (6/5), jumlah pasien positif virus corona di Indonesia bertambah menjadi 12.438 orang. Dari jumlah itu ada sebanyak 895 pasien meninggal dunia dan 2.317 lainnya dinyatakan sembuh.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.