Cerita Prabowo Saat Menerima Mantan Panglima GAM Jadi Kader Gerindra

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat berkampanye di Yogyakarta, Senin (8/4). Foto: Dok. BPN
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat berkampanye di Yogyakarta, Senin (8/4). Foto: Dok. BPN

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara deklarasi Aliansi Advokat Indonesia Bersatu. Di hadapan para advokat, Prabowo menceritakan kisahnya saat menggelar pertemuan dengan mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf.

Prabowo menceritakan, pada suatu saat, ia ditemui oleh seseorang utusan Muzakir untuk memintanya bertemu Muzakir, namun Prabowo menolaknya. Hingga permintaan itu datang kesekian kalinya, Prabowo akhirnya menghendaki untuk menemui mantan Panglima GAM itu.

“Dia (Muzakir) minta ketemu saya, saya tanya, ada apa dia mau ketemu saya, saya enggak mau ketemu. Dua bulan datang lagi, terus minta ketemu untuk kesekian kalinya. Ya sudah lah lama-lama kita jumpa,” ungkap Prabowo di atas podium di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Awalnya, Prabowo tidak tahu apa yang harus dia katakan saat pertama bertemu mantan musuhnya saat menjadi TNI itu. Ia pun tidak habis pikir bisa menemui Muzakir yang merupakan mantan panglima musuhnya sendiri.

“Saya enggak mengerti apa yang harus saya bicarakan sama dia. Dia panglima musuh. Ya sudah akhirnya kita buat janji untuk menggelar pertemuan di sebuah gedung pukul 19.00 WIB malam,” ujar Prabowo.

"Akhirnya dia datang, saya lihat anak muda tinggi gagah pake jenggot, saya lihat dia, dia lihat saya. Dia maju, saya maju. Tidak ada satu katapun diucapkan, tapi dia rangkul saya, saya rangkul dia. Tidak ada satu kata diucapkan, permusuhan 25 tahun hilang (seketika)," mantan Danjen Kopassus itu.

Muzakir Manaf Foto: Istimewa

Prabowo bercerita tentang pengalamannya bertemu Muzakir semata-mata hanya ingin menunjukkan bahwa perjuangan mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia harus digapai bersama, tidak bisa sendirian.

Kemudian, Prabowo menjelaskan maksud pertemuan itu karena Muzakir berkeinginan masuk Partai Gerindra. Namun, Prabowo awalnya menolak dan pada akhirnya menerima Muzakir sebagai kader Gerindra.

“Saya lihat dia manusia, dia lihat saya manusia. Saya lihat dia berjuang untuk cita-citanya, dia lihat saya berjuang untuk cita-cita saya, dia akhirnya mengatakan dia ingin masuk Partai Gerindra. Saya bilang, anda sahabat saya, anda sekutu saya, anda jangan masuk Gerindra, anda sekutu saya di Aceh, kalau anda masuk Gerindra saya ketua dewan pembina, saya paling atas, jadi anda anak buah saya,” terang Prabowo.

“Lalu ia (Muzakir) mengatakan, ‘begini Pak Prabowo, rakyat saya harus sejahtera. Dia bilang kalau dia masuk Gerindra rakyat kita benar-benar bersatu', dan akhirnya saya terima,” lanjut Prabowo.

Muzakir Manaf Foto: Istimewa

Menurut Prabowo, kisahnya dengan Muzakir merupakan cerita yang jarang diketahui orang banyak bahkan dunia. “Saya kira ini kisah yang jarang diketahui banyak orang bahkan dunia, panglima musuh bergabung dalam Partai Gerindra,” jelas Prabowo.

Cerita ini, menurut Prabowo, juga sebagai cerminan agar semua rakyat jangan takut untuk mencoba menjalin persahabatan bahkan dengan mantan musuh sekalipun.

“Jadi jangan takut berunding, jangan takut negosiasi, jangan takut bersahabat. Bersahabat lebih baik dari pada bermusuhan. Saya berpandangan semua orang harus kita rangkul, dengan pandangan apa saja kalau kita ajak bicara, kita dialog,” terang Prabowo.

"Bahkan kadang kita debat lebih baik daripada kita saling curiga, lebih baik dari pada kita saling membenci. Kita tidak boleh dalam berbangsa dan bernegara punya kecurigaan di antara kita semua," pungkasnya.

Muzakir Manaf merupakan seorang mantan pejuang GAM yang pernah menjadi Wagub Aceh periode 2012-2015. Pria kelahiran 3 April 1964 itu kini menjabat Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Aceh.

-------------------------------------------

kumparan akan menayangkan live streaming debat terakhir Pilpres 2019 pada Sabtu (13/4). Live streaming debat dengan tema ‘Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri’ dapat disaksikan di semua platform kumparan atau melalui channel Youtube kumparan.

Poster Pemilu 2019. Foto: kumparan