Cerita Rano ke JIS: Bagus, tapi ke Sana Pergi Naik Kapal Laut Pulang Naik Ojek
·waktu baca 2 menit

Bakal calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memuji Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun saat masa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta.
Ia menyebut, pembangunan stadion itu dilakukan secara luar biasa. Namun, masih ada permasalahan yang perlu diperbaiki.
"Saya sangat paham JIS itu secara stadion luar biasa. Mas Anies, Bang Anies membangun luar biasa," ujarnya saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (1/9).
Ia bahkan sempat berkelakar saat menyinggung kendala transportasi yang kerap ditemui saat ingin ke JIS.
"Cuma memang kendala utama memang di transportasi. Parkir enggak ada akses. Saya, kan, nonton Dewa (United) waktu itu pulangnya naik ojek berangkatnya naik kapal laut, begitu," kata dia sambil tertawa.
"Tinggal itu aja, tapi memang ke mana arahnya, insyaallah bisa dicarikan jalan gitu maksudnya," tandasnya.
Rano juga menegaskan terkait biaya sewa JIS yang sempat diusulkan untuk digratiskan itu tidak akan mungkin dilakukan.
"Saya ditanya apakah mungkin digratiskan, saya bilang tidak mungkin. Itu saya enggak make sense, artinya, kan, JIS itu harus ada biaya operasional," tutur dia.
Ia pun memberi contoh apa yang dilakukan oleh klub sepak bola di luar negeri, misalnya di Liga Inggris.
"Pemda membiayai tapi, kan, enggak mungkin, artinya kalau kita lihat Liga Inggris, misalnya, itu ada tiket-tiket terusan selama satu kompetisi, harganya pasti beda," ucapnya.
"Kalau memang misal dengan hari ini nonton full, tapi kalau dia ambil paket itu pasti beda. Nah, itu yang harus berdesain," pungkas Rano.
Adapun usul menggratiskan JIS itu disampaikan kandidat cagub independen di Pilgub Jakarta, Dharma Pongrekun, usai resmi mendaftarkan dirinya ke KPU Jakarta, Kamis (29/8) lalu.
Ia diminta pandangannya terkait JIS yang menjadi kandang bagi kesebelasan Persija Jakarta yang dinilai memiliki harga sewa yang tinggi.
Purnawirawan Polri itu mengatakan, apabila terpilih akan melakukan kajian agar stadion tersebut bisa digunakan secara cuma-cuma.
“Kami akan mengkaji bagaimana baiknya agar JIS bisa dipakai oleh, bisa dinikmati oleh penggemar Persija khususnya sahabat-sahabat saya dari Jakmania," tuturnya.
"Kalau memang memungkinkan anggaran ada, maka kalau perlu kita gratiskan,” tandas dia.
