Cerita Saksi soal Insiden Yudo Andreawan di Manggarai: Berawal dari Senggolan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (13/2/2023). Foto: Fauzan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (13/2/2023). Foto: Fauzan/Antara Foto

Sasa begitu kaget saat baru turun di Stasiun Manggarai, keributan terjadi. Semua berawal dari senggolan dua pria dewasa. Salah satunya melibatkan Yudo Andreawan, yang belakangan viral.

Peristiwa itu terjadi 11 April pukul 08.15 WIB. Tepatnya di peron 7 Stasiun Manggarai.

"Saya turun dari Stasiun Cikarang - Kampung Bandan via Manggarai. Kemungkinan dia naik kereta itu juga, karena awalnya dia di bawah dulu. Di tempat orang turun dari Stasiun Bekasi. Terus ya namanya pagi-pagi Manggarai itu rame ya, terus dia ngerasa disenggol sama penumpang lain," kata Sasa kepada kumparan, Kamis (13/4).

"Padahal namanya juga Manggarai, desek-desekan itu mah biasa," sambungnya.

Menurutnya, fenomena seperti itu lazim di Stasiun Manggarai pada jam sibuk, baik pagi maupun sore hari. Sesuai keterangan Yudo sebelumnya, ia memang tak terima disenggol.

"Banyak kok yang sandalnya aja copot-copotan. Terus dia langsung teriak dan bikin rusuh. Dia naik ke eskalator nyusul si penumpang yang katanya nyenggol dia itu, sambil teriak-teriak," jelas Sasa.

Sesampainya di Lantai 2 Stasiun Manggarai, Yudo ditahan petugas dan satpam KAI. Di situ pria berkacamata tersebut makin menunjukkan amarahnya.

"Di lantai 2, dia ditahan sama petugas dan satpam KAI sambil dilihatin orang-orang. Di situ aku sama beberapa orang lainnya ada yang ikut merekam kejadian. Cuma karena aku buru-buru kerja, jadi enggak begitu lama recordnya. Dia ngacungin jari tengah sambil ngomong kasar ngeliatin orang-orang sekitarnya," tutur dia.

"Aku sampe di stasiun sekitar jam 8.15 an.. Wah lumayan ada kali 15 menitan dia 'tantrum'," imbuhnya.

X post embed

Klarifikasi Yudo Andreawan

Sementara itu Yudo mengaku menyesal karena bikin ribut di stasiun dan melakukan tindakan yang bikin heboh.

"Saya menyesali atas perbuatan saya yang di Manggarai, itu memang out of control saya. Waktu itu saya lagi capek dan kurang tidur terus saya disenggol," kata dia, Kamis (13/4).

Yudo menyebut, semuanya salah orang yang menyenggolnya itu. Pria itu juga sempat memukulnya.

"Saya, kan, kalau mau masuk peron di pinggir, memberikan penumpang keluar turun. Posisinya di Manggarai peron 7, bawahnya kurang memadai mengarah ke Sudirman. Saya enggak jadi naik karena orang tadi," jelas pria 33 tahun ini.

"Orang itu turun dari kereta terus resting hand tapi di depan, istirahat di tempat gitu. Posisinya lari di dalam, terus nyenggol saya. Dia ninju atau memukul lengan kanan saya," sambung dia yang mengaku lulusan S2 FH Universitas Indonesia itu.