Cerita Warga Ahmedabad Menyaksikan Mayat dan Puing Pesawat Air India Berserakan
·waktu baca 2 menit

Seorang warga Ahmedabad menjadi saksi jatuhnya pesawat Air India AI171, Kamis (12/6), yang mengangkut 242 orang.
Ia menggambarkan situasi di lokasi kejadian sebagai pemandangan yang dipenuhi asap, puing, dan jasad manusia.
“Saya sedang berada di rumah ketika mendengar suara ledakan keras,” cerita warga tersebut kepada kantor berita PTI, lapor media lokal India Today.
“Saat kami keluar, langit tertutup asap pekat. Ketika sampai di lokasi, mayat dan puing-puing pesawat berserakan di mana-mana,” ungkapnya.
Pesawat Air India rute Ahmedabad–London jatuh tak sampai satu menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Ahmedabad. Pesawat sempat mengirim sinyal darurat “Mayday” sebelum hilang dari radar.
Polisi India menyatakan pesawat menghantam sebuah asrama dokter yang terletak tak jauh dari bandara.
Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyebut pesawat jatuh sesaat setelah lepas landas dari landasan pacu 23 pada pukul 13.39 waktu setempat.
Data pelacakan menunjukkan sinyal terakhir terekam sekitar 625 kaki dari permukaan tanah.
Hingga kini, proses identifikasi korban masih berlangsung. Jumlah korban jiwa belum dapat dipastikan, namun 30 jenazah tengah dievakuasi dari titik jatuhnya pesawat.
Rekaman televisi menampilkan kobaran api dan kepulan asap tebal dari area permukiman, serta evakuasi korban dengan tandu ke ambulans.
Kementerian Penerbangan India menyatakan seluruh unit tanggap darurat telah dikerahkan. Sementara itu, maskapai Air India dan Boeing tengah menghimpun informasi penyebab insiden. Investigasi masih berlangsung.
