Cerita Warga Ciracas yang Ngadu Sambil Nangis Minta Rusun ke Anies

Pagi ini, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno sudah sibuk meladeni aduan warga di kantor Balai Kota Jakarta. Banyak hal yang diadukan, mulai dari lahan berdagang, hingga minta dipindahkan ke rusun.
Seperti yang dialami oleh seorang warga Ciracas, Jakarta Timur bernama Ana (60), yang mengadukan permasalahannya ke Anies Baswedan. Sambil menangis, ibu ini mengadu bahwa dirinya tak kunjung mendapatkan lokasi di rusun BLK Jaktim, padahal dia sudah bolak-balik mengadukan permasalahannya ke Balai Kota.
"Ini nomor urutnya Pak Gub, nomor 8.800," ujar seorang wanita yang ikut datang bersama bu Ana.
Sambil ditanyai Anies, Ana tersebut masih saja menangis, hingga akhirnya diceletuki wanita tadi supaya Ana berhenti menangis.
"Jangan nangis bu, biar Pak Gub nya jelas," kata wanita tadi.
Namun Ana itu masih saja mengeluarkan air matanya. Sambil menjawab pertanyaan Anies, terungkap sudah bahwa Ana sudah belasan tahun mengontrak, dan ingin pindah ke rusun.
"Ada suami?" tanya Anies.
"Sudah meninggal," kata Ana sambil terisak.
"Anak berapa?" tanya Anies.
"Satu," jawab Ana.
"Rumah susun lantai berapa?" tanya Anies.
"Enggak tahu aku," kembali Ana menjawab.

Ana mengatakan bahwa dirinya diminta untuk menunggu, namun setelah sekian lama tak kunjung ada kejelasan.
"Aku sudah daftar ke rusun, sudah bolak-balik ke sini. Sudah bolak-balik 100 kali," ucap Ana masih sambil menangis.
"Hasilnya?" tanya Anies.
"Enggak ada," jawab Ana.
Anies akhirnya meminta Ana untuk bersabar, karena masalah ini akan segera dia selesaikan.
"Ibu tunggu saja ya, nanti dicarikan solusinya," jawab Anies.
