Cerita Warga soal Mayat Pria Mengambang di Matraman: Luka Memar, Darah di Hidung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mayat. Foto: andriano.cz/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mayat. Foto: andriano.cz/Shutterstock

Sosok mayat pria tanpa identitas mengambang dan tersangkut di tiang Jembatan Kelor, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (19/8) siang. Mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga sekitar.

Ipank (29), salah seorang warga yang ikut membantu mengevakuasi, menceritakan saat ia mengangkat mayat itu. Ia mengatakan, ada luka memar di tubuh korban.

“Masih menggunakan baju, celana. Sampai celana dalam masih ada. Luka-luka memar gitu sama ada darah dikit di hidung,” kata Ipank saat ditemui kumparan di lokasi.

Ipank menuturkan, evakuasi mayat itu dibantu Damkar dan warga. Proses evakuasi sendiri berlangsung sekitar setengah jam.

“Ya enggak sampe setengah jam bisa diangkat. Cuma nyangkut ke ranting, kakinya,” ujar Ipank.

Imam Bukhori, Kasatgas Damkar Kebon Manggis, menambahkan timnya menggunakan perahu karet dan tali tambang untuk menarik mayat ke daratan.

“Menggunakan perahu karet, menggunakan tambang, kita tarik menuju ke arah daratan,” ujar Imam.

Mengenai kondisi mayat, Imam menjelaskan, “Telungkup, kaku kondisinya”.

Menurut Imam, diperkirakan korban berusia sekitar 40 tahun. Tak ditemukan identitas di tubuh korban.