Cerita Warga yang Rumahnya Ludes Imbas Kebakaran Pabrik Bingkai di Jaktim

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta melakukan pendinginan di area pabrik bingkai yang terbakar di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta melakukan pendinginan di area pabrik bingkai yang terbakar di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kebakaran melanda pabrik bingkai di Jalan Lampiri, RT 04/RW 12, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (12/8) dini hari. Api kemudian merembet hingga ke rumah warga di sekitar lokasi.

Salah satu warga yang rumahnya terdampak, Syawal, menceritakan detik-detik kebakaran tersebut. Saat kejadian, Syawal bersama istrinya, Citra, berada di lantai atas rumah.

Syawal mengatakan, dirinya sempat mendengar suara seperti letupan. Dia awalnya mengira suara tersebut berasal dari hujan.

Namun, setelah Citra membuka jendela, mereka melihat api sudah membesar dari arah pabrik bingkai.

Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta melakukan pendinginan di area pabrik bingkai yang terbakar di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

“Kita langsung turun ke bawah, teriak-teriak, ‘Tolong, tolong, kebakaran!’ Sebisa mungkin kita bangunin semua orang yang ada di sini,” kata Syawal saat ditemui kumparan.

Menurut Syawal, api kemudian cepat merembet ke sejumlah bagian bangunan. Kondisi tersebut, menurut dia, diperparah angin yang kencang.

Dari kebakaran tersebut, Syawal mengaku ada sekitar delapan ruangan di rumahnya yang hangus terbakar.

“Delapan titik yang kena. Sudah hangus semua. Cuma kalau yang di garasi saya ini karena beton semua, dia nggak kena, aman,” ujar dia.

Syawal, warga yang rumahnya terdampak kebakaran pabrik bingkai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Saat kebakaran terjadi, Syawal bersama warga berupaya menyelamatkan kendaraan yang berada di garasi. Alhasil, dua mobil dan empat sepeda motornya berhasil dikeluarkan dari rumah.

“Mobil dua, motor ada empat. Di garasi itu dikeluarin semua. Dibantu sama orang-orang juga,” kata Syawal.

Kendati demikian, dia tidak sempat untuk menyelamatkan dokumen dan sejumlah barang berharga lainnya dari dalam rumah.

“Kalau dokumen-dokumen, tinggal. Langsung sudah nggak kepikiran sama dokumen,” tuturnya.

Saat ditemui kumparan, Syawal mengaku belum sempat mengecek seluruh kondisi rumahnya, terutama bagian atas. Sebab, hingga pagi hari asap dari lokasi kebakaran masih cukup tebal dan membuat matanya terasa perih.

“Sampai sekarang saya belum lihat di atas kayak gimana kondisinya. Kalau yang bawah kan sudah hancur semua. Kalau atas belum saya lihat. Nanti mungkin agak siangan, asapnya ini kan masih banyak banget perih, mata kelihatan perih banget,” jelasnya.

Pabrik hingga Rumah Warga Terdampak

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur Muchtar Zakaria memberikan keterangan terkait kebakaran pabrik bingkai di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.25 WIB. Sebanyak 25 unit damkar dikerahkan, terdiri dari 20 unit dari DKI Jakarta dan lima unit bantuan dari Bekasi.

Muchtar menyebut kebakaran berdampak pada area sekitar 2.000 meter persegi yang mencakup pabrik bingkai, tempat pemotongan ayam, usaha tenda, serta satu rumah warga.

“Memang ini cukup luas juga areanya dan bukan juga satu pabrik. Ini ada pabrik bingkai, kemudian ada pemotongan ayam, kemudian ada satu lagi pabrik tenda, jadi pengusaha tenda. Kurang lebih sekitar 2.000 meter persegi dan terdampak satu rumah warga,” kata Muchtar.

Kebakaran melanda sebuah pabrik bingkai di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026) Foto: Dok. Istimewa

Api, kata Muchtar, berhasil dilokalisir sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, petugas masih melakukan pendinginan karena terdapat tumpukan biji plastik yang tertindih bangunan roboh.

“Memang kita lihat ini masih ada asap-asap yang cukup muncul, asap-asap hitam. Karena memang ini ada tumpukan-tumpukan biji plastik yang perlu kita urai karena memang sudah tertindih oleh bangunan yang rubuh,” ujarnya.

Muchtar juga menyebut kebakaran di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan laporan warga, lokasi itu disebut sudah mengalami kebakaran sekitar tiga hingga empat kali dan kejadian kali ini merupakan yang terbesar.

“Kalau tidak salah mungkin ketiga atau keempat kali, tapi ini paling terbesar. Paling terbesar kali ini,” beber dia.

Adapun penyebab kebakaran masih belum diketahui. Muchtar mengatakan penyelidikan mengenai sumber api akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Nanti kita serahkan kepada pihak polisi untuk melakukan penyelidikan nanti dari mana sumber api terjadi kebakaran,” tuturnya.