Cerita Yusril soal Telepon Said Aqil ke Bawaslu Sebelum PBB Lolos

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra merasa sangat berhutang budi kepada Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj atas lolosnya PBB sebagai peserta pemilu tahun 2019.

Yusril bercerita saat proses verifikasi KPU selesai, PBB dinyatakan tidak lolos bersama beberapa parpol lain. Yusril lalu menggugat keputusan KPU itu ke Bawaslu dengan harapan mengoreksi keputusan KPU.

"Kita berjuang keras melawan. Bahkan kita setengah mengancam KPU, melawan secara sah," cerita Yusril di Mukernas II PBB, di Slipi, Jakarta Barat, Jumat (4/5). Hadir dalam acara itu Said Aqil, Buni Yani hingga La Nyalla Mattalitti.

Yusril Ihza Mahendra dan Ketua PBNU KH Said Aqil (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Yusril Ihza Mahendra dan Ketua PBNU KH Said Aqil (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)

Jelang putusan di Bawaslu, Yusril lalu berinisiatif mengajak beberapa pengurus PBB untuk sowan ke Ketum PBNU Said Aqil Siroj. Saat itu, pengurus PBB mempertanyakan ide Yusril itu, namun dijawab oleh Yusril doa kiai akan dikabulkan.

"Ketika kami datang itu, dia (Said Aqil) tanya bagaimana PBB kok ribut-ribut yah. Wong partai baru, bisa lolos enggak PBB?" kata Yusril menirukan Said Aqil.

instagram embed

Dalam pertemuan itu, Said menyebut Yusril adalah sahabat lama. Yusril juga dianggap sebagai orang yang moderat, tidak radikal. Tak hanya itu, Said mengungkap banyak warga NU yang gabung PBB. "Bahkan saya anjurkan orang nahdliyin silakan gabung PBB," ucap Yusril menirukan Said.

"Dia (Said Aqil) mengatakan enggak mungkin PBB enggak lolos. Jalan sama saya.

Dari pembicaraan itu, Yusril mengungkap ada pembicaraan telepon Said Aqil dengan Ketua Bawaslu Abhan, yang disebut masih kader NU.

"Kemudian ditelepon Pak Abhan (ketua Bawaslu RI). Dia (Said Aqil) ngomong ke saya, Pak Abhan kader nahdliyin. Dia telepon, dia tanya PBB enggak lolos gimana? Abhan balas 'insyaallah Pak kiai', dan besoknya PBB lolos," kata Yusril disambut tepuk tangan peserta Mukernas.

"Sejak itu kita menyaksikan cukup banyak anak NU di berbagai tempat di Jatim, Sulsel, di Kalsel paling banyak berbondong-bondong masuk PBB," pungkasnya.