China Akan Modernisasi Senjata Nuklir
·waktu baca 2 menit

Pemerintah China berkomitmen memodernisasi persenjataan nuklir milik mereka. China turut menyerukan Rusia dan Amerika Serikat (AS) mengurangi senjata nuklir.
Pernyataan China disampaikan setelah lima negara pemegang senjata nuklir membuat kesepakatan baru terkait penggunaan senjata nuklir. AS, China, Rusia, Inggris, dan Prancis, sama-sama berkomitmen mewujudkan dunia bebas senjata nuklir. Mereka berjanji tak akan menggunakan senjata nuklir dalam konflik.
Bukan hanya itu, lima negara pemegang senjata nuklir berkomitmen penuh pada pelucutan senjata nuklir.
Meski sudah ada komitmen, kekuatan dunia terutama negara Barat terus mengkhawatirkan semakin canggih senjata milik China. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran rudal supersonik buatan China yang terbang lima kali lebih cepat dari kecepatan suara.
AS bahkan menuduh China menambah persediaan senjata nuklir. Negeri Paman Sam menuding China bakal mempunyai 700 rudal nuklir pada 2027 dan 1.000 rudal nuklir di 2030.
Menanggapi tuduhan AS, China menegaskan mereka memang akan melanjutkan kebijakan modernisasi senjata nuklir.
Menurut China, dunia bebas senjata nuklir terlebih dulu harus dimulai dari AS dan Rusia. Sebab, kedua negara itu memiliki cadangan senjata nuklir terbesar.
China tanpa ragu menyerukan agar AS dan Rusia mau mengurangi persediaan senjata nuklir. China yakin bila AS dan Rusia mau melakukan itu maka cita-cita dunia bebas nuklir bisa tercapai.
"AS dan Rusia tetap memiliki 90 persen senjata nuklir di dunia," ujar Dirjen Departemen Pengendalian Senjata Kemlu China, Fu Cong, seperti dikutip dari AFP.
"Mereka harus mengurangi persenjataan nuklir dengan cara yang tak dapat diubah serta mengikat secara hukum," tegas Fu.
Fu menegaskan tidak benar China meningkatkan dan menambah jumlah senjata nuklir. Yang dilakukan China hanya memperbaharui kemampuan nuklir demi kepentingan nasional.
"China selalu mengadopsi kebijakan utama yaitu tidak ada penggunaan dan kita memelihara kemampuan nuklir kita ke tingkat minimum sesuai kepentingan keamanan nasional kami," ucap Fu.
"China akan terus modernisasi senjata nuklir untuk masalah keamanan," kata Fu.
