China Bersih-bersih Internet, 5.500 Aplikasi Porno Dimatikan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Media sosial berbasis Internet. (Foto: WDNet Studio via Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Media sosial berbasis Internet. (Foto: WDNet Studio via Pexels)

Pemerintah China memperketat kendali dan pengawasan terhadap internet dengan membersihkan konten negatif di dunia maya. Hasilnya, lebih dari 5.500 aplikasi ilegal di China dimatikan karena mengandung konten pornografi dan kekerasan.

Seperti diberitakan Reuters yang mengutip kantor berita Xinhua, Selasa (24/1), China mengincar pelanggaran di jaringan privat virtual atau VPN yang mampu membuat penggunanya lolos dari sensor.

Dari ribuan aplikasi ilegal yang dimatikan, lebih dari 1.600 di antaranya adalah aplikasi video di ponsel yang digunakan untuk membagikan materi pornografi dan kekerasan. Lebih dari 1.200 lainnya adalah aplikasi media sosial yang juga berisi materi porno. Sisanya adalah aplikasi peretas untuk mencuri identitas dan informasi pengguna.

Menurut pemerintah China, aplikasi ilegal ini bisa diunduh secara bebas di toko-toko aplikasi yang dijalankan oleh operator ponsel China seperti Tencent, China Mobile dan beberapa produsen ponsel seperti Huawei, ZTE, Coolpad, Meizu, OPPO dan VIVO.

China sebelumnya telah mengumumkan kampanye pembersihan VPN selama 14 bulan ke depan. Saat ini penyedia layanan internet di China tidak akan bisa menggunakan atau menyewakan jalur khusus seperti VPN tanpa persetujuan pemerintah.

Menurut laporan lembaga think tank Freedom House pada 2015, China adalah negara dengan kebijakan internet paling ketat di dunia. Pengguna internet di China sendiri adalah yang terbesar di dunia, mencapai 731 juta orang per Desember lalu.