China: Kami Akan Jadi Tetangga, Sahabat, Mitra Baik bagi Indonesia
·waktu baca 3 menit

Tentara Pembebasan Rakyat China atau Chinese People's Liberation Army memperingati hari jadi ke-97 yang perayaannya digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan. Atase Pertahanan China, Senior Colonel Xu Sheng, menyoroti hubungan China dan Indonesia yang semakin berkembang pesat dan mendalam.
"Kami akan dengan teguh menjadi tetangga baik, sahabat baik, dan mitra baik bagi Indonesia. Tiongkok (China) dan Indonesia sama-sama merupakan negara berkembang besar dan perwakilan dari emerging market yang penting," kata Atase Xu, Senin (29/7) malam.
Menurutnya, kedua negara memiliki cita-cita yang sama, saling menghormati, saling melengkapi, dan saling menguntungkan. Atase Xu pun menyoroti hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir, seperti Presiden Xi Jinping yang melakukan kunjungan luar negeri pertamanya ke Indonesia setelah Kongres Nasional Partai Komunis China ke-20 pada 2022 lalu.
"Presiden Joko Widodo tiga kali mengunjungi Tiongkok. Presiden terpilih Prabowo Subianto juga segera melakukan kunjungan luar negeri pertamanya ke Tiongkok setelah terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Atase Xu mengatakan, hubungan kedua negara semakin erat karena masing-masing memanfaatkan Dialog Tingkat Tinggi dan Mekanisme Kerja Sama untuk memajukan kerja sama di berbagai bidang. Kedua negara juga membentuk mekanisme dialog 2+2 antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan.
"Pada saat yang sama, interaksi tingkat tinggi antara kedua negara menjadi semakin erat dan menunjukkan tren perkembangan yang positif dan dinamis dalam latihan militer gabungan, kegiatan saling berkunjung kapal militer, pelatihan personel, dan kerja sama multilateral," tuturnya.
Ia kemudian menyinggung kapal layar kedua negara masing-masing akan melakukan kunjungan persahabatan dalam 2 bulan mendatang.
"Menurut rencana saat ini, dalam dua bulan mendatang, kapal layar latih KRI Bima Suci dari Angkatan Laut Indonesia dan kapal latih 'Po Lang' dari Angkatan Laut Tiongkok akan melakukan kunjungan persahabatan secara terpisah ke Shanghai dan Jakarta. Pertukaran kerja sama serupa tidak hanya akan mendatangkan kesejahteraan kedua negara, tetapi juga akan menyuntik lebih banyak energi positif bagi stabilitas dan pembangunan di kawasan," jelasnya.
Lebih lanjut, Atase Xu mengungkapkan bahwa tahun ini juga merupakan tahun ke-75 kedua negara menjalin hubungan diplomatik. Kerja sama yang terbangun, menurutnya, memiliki potensi dan prospek yang luas.
"Terima kasih atas kontribusi posirif anda sekalian bagi hubungan militer Tiongkok-Indonesia. Pada saat yang sama, kami juga berharap bahwa dengan upaya bersama dari kedua belah pihak, Tiongkok-Indonesia dan tentara kedua negara akan bergandengan tangan untuk melangkah maju, terus memperluas bidang dan ruang lingkup untuk melakukan pertukaran persahabatan dan kerja sama," tuturnya.
"Bersama memberikan kontribusi baru dan lebih besar untuk perdamaian dan kemakmuran di kawasan serta dunia," pungkasnya.
