China Kirim Ahli Bela Diri ke Perbatasan Himalaya Sebelum Bentrok dengan India

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Himalaya. Foto: AFP/PRAKASH MATHEMA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Himalaya. Foto: AFP/PRAKASH MATHEMA

Dua hari sebelum bentrok hebat dengan tentara India, China memperkuat pasukannya di perbatasan Himalaya dengan mengirim ahli bela diri dan pemanjat tebing andal. Surat kabar resmi militer, China National Defense News, melaporkan, pengiriman pasukan tambahan itu tiba di perbatasan pada 15 Juni.

Dilansir AFP, Minggu (28/6), terdapat lima divisi milisi baru yang dikerahkan, yakni terdiri dari eks anggota tim estafet pembawa obor olimpiade, eks pendaki Gunung Everest, dan para ahli dari klub seni bela diri campuran (mixed martial arts/MMA).

Ilustrasi tentara China. Foto: LIU JIN / AFP

Mereka semua langsung diperiksa setibanya di Lhasa, ibu kota Tibet. Stasiun televisi pemerintah, CCTV, turut menampilkan cuplikan ratusan pasukan baru yang berbaris di Lhasa.

Komandan pasukan di Tibet, Wang Haijiang, mengakui bahwa perekrutan ahli bela diri dari Klub 'Enbo Fight' akan efektif meningkatkan kekuatan organisasi dan memobilisasi pasukan. Meski, Wang tak menjelaskan secara rinci apakah perekrutan ini terkait dengan ketegangan India-China yang menewaskan 20 tentara India.

"Pasukan baru direkrut dengan tujuan untuk memperkuat perbatasan dan menstabilkan Tibet," tulis China National Defense News.

Tentara India membawa peti mati Kolonel B. Santosh Babu, yang terbunuh dalam bentrokan perbatasan dengan pasukan China di India, (18/6). Foto: Idrees Mohammed/REUTERS

Insiden bentrok antara tentara China dan India terjadi pada 17 Juni lalu. India menuding tentara China melanggar kesepakatan kedua negara terkait perbatasan di Ladakh, Himalaya. Tuduhan itu ditolak mentah-mentah oleh Menteri Luar Negeri China. Negeri Tirai Bambu balik menuduh India masuk perbatasannya tanpa izin.

India mengklaim pasukan China menyergap tentara India dan memaksa mereka menuruni bukit. Akibat bentrokan ini, 20 tentara India tewas, disebut-sebut memakai batu dan tongkat.

Kedua negara sudah berkonflik di perbatasan sejak tahun 1962. Sengketa perbatasan antara India dan China dipicu saling klaim wilayah darat sepanjang 4.056 km di perbatasan Himalaya.

Saat ini, keduanya sepakat untuk menarik pasukan masing-masing dari perbatasan.

---

embed from external kumparan

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.