China Latihan Perang dengan Rusia saat Pemimpin NATO Bertemu di AS

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tentara China. Foto: Isaac Lawrence/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tentara China. Foto: Isaac Lawrence/AFP

China menggelar latihan perang dengan Rusia di selatan negaranya. Latihan itu digelar saat pemimpin NATO bertemu di Washington.

Latihan perang ini diungkap Kemhan China pada Kamis (12/7). Mereka mengatakan, latihan perang ini dinamai Joint Sea-2024.

Latihan, kata Kemhan China, dimulai pada awal Juli. Rencananya latihan di udara dan sekitar laut Zhanjiang rampung pertengahan Juli.

"Ini menunjukkan kemampuan dan determinasi kedua belah pihak dalam bersama-sama mengatasi ancaman keamanan maritim dan menjaga stabilitas dan perdamaian regional dan global," kata Kemhan China seperti dikutip dari AFP.

"Latihan perang akan memperdalam kerja sama strategis komprehensif China-Rusia pada koordinasi era baru," sambung dia.

Pada saat bersamaan, pemimpin NATO menggelar KTT di Washington, demi memastikan dukungan pada Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.

Konferensi NATO di Washington DC, 11 Juli 2024. Foto: X/@NATO

Pada deklarasi KTT NATO terdapat pernyataan bahwa China adalah faktor penentu invasi Rusia ke Ukraina. China merespons pernyataan itu dengan meminta NATO tidak memicu provokasi.

China dan Rusia dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan tingkat kemitraan ke level tanpa batas.

Presiden AS Joe Biden dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersalaman di Konferensi NATO di Washington DC, Kamis (11/7/2024). Foto: X/@ZelenskyyUa

Akan tetapi, China memilih untuk tidak berpihak secara terbuka pada agresi Rusia ke Ukraina. Di lain sisi China mengkritik Barat perihal dukungan politik dan ekonomi kepada Ukraina dalam menghadapi Rusia.

China pada awal pekan ini turut pula menggelar latihan perang bersama Belarusia. Negara pecahan Uni Soviet itu adalah sekutu utama Rusia yang berlokasi di perbatasan timur NATO.