Kumparan Logo
Joe Biden menang Pemilu AS 2020
Calon presiden dari Partai Demokrat AS Joe Biden.

China Masih Enggan Ucapkan Selamat ke Joe Biden

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Joe Biden menyampaikan Pidato kemenangan di Pemilu AS 2020 di di Wilmington, Delaware, pada Sabtu (7/11). Foto: JONATHAN ERNST/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Joe Biden menyampaikan Pidato kemenangan di Pemilu AS 2020 di di Wilmington, Delaware, pada Sabtu (7/11). Foto: JONATHAN ERNST/REUTERS

Pemerintah China hingga Senin (9/11) masih menolak untuk menyampaikan selamat atas kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam Pemilu AS 2020.

China tergabung dengan segelintir negara yang belum menyampaikan selamat. Selain China, terdapat pula Meksiko dan Rusia.

Jubir Kemlu China Wang Wenbin hanya mengatakan bahwa pemerintahnya mengetahui Biden mendeklarasikan menang pemilu.

Calon presiden dari Partai Demokrat AS Joe Biden. Foto: Kevin Lamarque / REUTERS

“Pengertian kami hasil pemilu akan ditentukan sesuai dengan hukum dan prosedur yang berlaku di AS,” kata Wang seperti dikutip dari AFP.

“Kami berharap Pemerintahan baru AS akan bertemu China di pertengahan jalan,” sambung dia.

Hingga kini, walau Biden sudah mendeklarasikan menang, Donald Trump belum mengaku kalah. Trump berencana mengajukan gugatan hukum demi membatalkan kemenangan Biden.

embed from external kumparan

Selama hampir empat tahun di bawah Pemerintahan Trump, hubungan AS-China jatuh ke titik nadir.

Bermula dari perang dagang, pertikaian dua kekuatan ekonomi besar dunia berlanjut pada berbagai masalah seperti pandemi virus corona, hingga dugaan pelanggaran HAM di Xinjiang.