China: Panda dari Kami Akan Bawa Kegembiraan di Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panda Tiongkok (Foto: Muhammad Iqbal/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Panda Tiongkok (Foto: Muhammad Iqbal/Antara)

Kamis, 28 September 2017, penantian panjang masyarakat Indonesia akhirnya berakhir. Dua ekor panda raksasa tiba di Tanah Air dan akan berada di Taman Safari Bogor selama kurang lebih satu dekade.

Kegembiraan kedatangan dua hewan khas Negeri Tirai Bambu, begitu dirasakan Pelaksana Tugas (Plt) Duta Besar China untuk Indonesia, Sun Weide. Dalam pidato perayaan hari kemerdekaan Tiongkok di Jakarta, dia mengatakan Hu Chun dan Cai Tao merupakan simbol erat persahabatan kedua negara.

"Setelah beristirahat di Taman Safari Bogor, mereka akan segera siap untuk bertemu dengan masyarakat," ucap Sun di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (29/9/2017).

Giant Panda tiba di Indonesia (Foto: REUTERS/Beawiharta)
zoom-in-whitePerbesar
Giant Panda tiba di Indonesia (Foto: REUTERS/Beawiharta)

"Saya percaya kedua panda tersebut akan membawa kegembiraan dan semakin meningkatkan persahabatan kita," sambung dia.

Cai Tao dan Hu Chun tiba di Indonesia pada Kamis (28/9) pukul 08.50 WIB di Terminal Cargo RH 530 Garuda Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kedatangan sepasang panda ini merupakan hadiah dari Pemerintah China untuk Pemerintah Indonesia sebagai negara sahabat. Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) ditempatkan di Taman Safari Indonesia dan selama 1 bulan ke depan akan menjalani proses karantina.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar berharap Cai Tao dan Hu Chun dapat berkembang biak dalam 2 tahun ke depan.

"Sekarang usia mereka 7 tahun dan saat ini sedang pacaran. Kalau bisa sebelum 2 tahun di sini sudah bisa punya anak. Ini tantangan. Keberhasilan kita adalah ketika mereka punya anak," kata Siti.

Penyambutan Sepasang Giant Panda (Foto: Nabilla Fathiara/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Penyambutan Sepasang Giant Panda (Foto: Nabilla Fathiara/kumparan)

Indonesia menjadi negara ke-16 di dunia, dan negara ke -4 di Asia Tenggara yang mendapatkan kesempatan peminjaman giant panda sebagai breeding loan. Meksiko menjadi satu-satunya negara yang mempunyai giant panda yang bukan milik China, karena dihadiahkan kepada Meksiko pada 1975.

Di beberapa negara, giant panda sukses berkembang biak seperti di Kanada, Amerika Serikat, Belgia, Malaysia, Austria, Thailand, Jepang, dan Spanyol. Di kawasan Greater China dan Taiwan, giant panda sukses berkembang biak.

Masyarakat Indonesia mulai bisa melihat hewan endemik ini mulai akhir Oktober 2017 atau awal November 2017 di Taman Safari Indonesia.