China Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac untuk Anak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi vaksin corona dari Sinovac. Foto: Thomas Peter/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vaksin corona dari Sinovac. Foto: Thomas Peter/REUTERS

Pemerintah China menyetujui penggunaan darurat vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak usia 3 sampai 17 tahun.

Keterangan itu disampaikan Chairman Sinovac, Yin Weidong, akhir pekan lalu. Dengan persetujuan tersebut China akan segera memperluas pemberian vaksin COVID-19 ke hampir seluruh warganya.

Sampai pekan lalu China sudah memberikan 723 juta dosis vaksin pertama. Namun, pemberian vaksin hanya bagi usia 18 dan umur di atasnya.

Setelah izin diberikan, Yin masih belum tahu kapan vaksinasi anak akan mulai disuntikkan. Dimulainya program tersebut tergantung dengan keputusan lembaga terkait yang mempunyai wewenang.

Ying hanya menyebut, Pemerintah China memang tidak memprioritaskan pemberian vaksin kepada anak-anak, demikian dikutip dari CNBC.

Hal ini didasari laporan orang tua lebih memiliki risiko tinggi dibanding anak-anak. Kelompok lebih tua rentan terkena gejala corona bila dibandingkan anak berusia 3 sampai 17 tahun.

Setelah Sinovac Pemerintah China mengumumkan akan segera memberikan izin bagi produsen lain yaitu Sinopharm. Kini, uji klinis Sinopharm terkait vaksin kepada anak-anak sudah masuk fase kedua.