Citilink Kurangi Frekuensi Terbang ke Gorontalo, Tepis Ada Masalah

Maskapai Citilink Indonesia membatalkan sejumlah penerbangan dari Makassar menuju Gorontalo. Citilink mengaku tengah mengurangi frekuensi penerbangan ke Gorontalo, sepanjang November. Alasannya karena tengah menyesuaikan kapasitas produksi penerbangan.
"Citilink melakukan pengurangan frekuensi di bulan November untuk rute ke Gorontalo (GTO) dikarenakan Citilink sedang melakukan penyesuaian kapasitas produksi (capacity adjustment)," kata VP Corporate Secretary & CSR Citilink Indonesia, Ranty Astarai Rachman, saat dikonfirmasi, Jumat (2/11).
Meski demikian, Ranty memastikan proses pemulihan penerbangan Citilink rute Makassar-Gorontalo akan dimulai Desember. Ia berharap agar rute penerbangan ini dapat segera beroperasi kembali.
"Diharapkan pada bulan Desember secara bertahap akan beroperasi seperti semula," pungkasnya.

Apa yang disampaikan Ranty ini menepis isu miring yang beredar. Ada isu pengurangan frekuensi karena Citilink karena masalah internal.
Berdasarkan surat pemberitahuan Citilink Indonesia, jadwal penerbangan rute Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar (UPG) - Bandara Djalaluddin, Gorontalo (GTO), dibatalkan pada tanggal 2, 5, 6, 9, 12, 13, 23, 26, 27, dan 30 November 2018, setiap jam penerbangan.

Penerbangan Citilink rute Makassar-Gorontalo merupakan perpanjangan rute penerbangan Jakarta-Gorontalo via Makassar. Rute penerbangan ini dibuka mulai 28 Juli 2017 lalu dengan menggunakan pesawat jenis Airbus A320.
Penerbangan rute ini sebagai bagian dari strategi untuk ekspansi bisnis dan memperluas konektivitas Citilink di wilayah timur Indonesia.
"Pertumbuhan positif yang dicapai Citilink Indonesia tidak terlepas dari upaya perluasan jaringan penerbangan yang dilakukan secara berkelanjutan. Tidak saja memberi manfaat bagi perusahaan, tetapi juga daerah-daerah yang diterbangi Citilink Indonesia, kata Dirut Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Bandara Djalaluddin, Gorontalo, Jumat (28/7/2017).
