Corona Jakarta Mulai Naik Sebulan Setelah Lebaran, Tertinggi 195 Kasus Sehari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah bajaj melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah bajaj melintasi mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di kawasan Tebet, Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Reuters

Kasus corona masih terkendali selama sebulan sejak libur lebaran di Jakarta. Status PPKM juga masih di level 1.

Namun, dari data yang dihimpun, kasus corona di Jakarta mulai menunjukkan tanda kenaikan. Walaupun nilainya tidak signifikan.

Dikutip dari corona.jakarta.go.id, Senin (6/6), sejak 1 Mei-5 Juni 2022, kasus corona harian memang tidak lebih dari 200 orang per hari.

Kasus corona di awal libur lebaran tertinggi pada 10 Mei 2022, yakni 150 orang per hari. Lalu, kasus terendah pada 3 Mei, yakni 40 orang.

Kasus corona di Jakarta sejak Mei-Juni. Foto: Dok. corona.jakarta.go.id

Kasus corona beberapa hari belakangan terus naik secara berturut-turut. Berikut daftarnya:

30 Mei: 81 kasus

31 Mei: 132 kasus

1 Juni: 164 kasus

2 Juni: 158 kasus

3 Juni: 173 kasus

4 Juni: 173 kasus

5 Juni: 195 kasus

Sampai saat ini Jakarta masih memberlakukan PPKM Level 1. Status pandemi belum dicabut meski sudah banyak pelonggaran kebijakan, seperti boleh melepas masker di ruang terbuka.

Karena itu, warga tetap diminta menjaga kesehatan, tetap disiplin 3 M, dan menjalankan kebiasaan hidup bersih.