Corona RI Meroket 205% dalam 4 Pekan, Kematian Catat Rekor 3.444 Orang Seminggu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana pemakaman jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (28/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pemakaman jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (28/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Lonjakan kasus corona di Indonesia dalam beberapa waktu ke belakang membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat. Kebijakan ini berlaku di wilayah Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021.

Namun langkah ekstra tersebut tak serta merta sekejap menurunkan kasus corona. Bahkan, Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Luhut Pandjaitan memprediksi COVID-19 bakal naik dalam 10 hari hingga 2 pekan ke depan.

Indikator penanganan corona di Indonesia mengonfirmasi prediksi tersebut. Berdasarkan data Kemenkes yang diolah kumparan, pada pekan ke-70 penularan corona di RI atau periode 28 Juni-4 Juli, kasus positif, positivity rate, hingga kematian corona justru mengalami lonjakan.

Bagaimana gambaran kenaikan grafik sejumlah indikator tersebut? Berikut rangkuman datanya:

Pertumbuhan Kasus Positif Meroket 205,1 Persen 4 Pekan Terakhir

Pertumbuhan kasus corona di Indonesia pekan ini naik menjadi 168.780. Ini merupakan rekor baru pertumbuhan corona pekanan yang memecahkan rekor sebelumnya pada pekan kemarin yang tercatat sebesar 125.295 kasus.

Artinya, ada kenaikan 34,6 persen pada pertumbuhan kasus corona di Indonesia dari pekan lalu ke pekan ini.

Apabila datanya dilihat sebulan, maka pertumbuhan kasus corona di Indonesia naik lebih tinggi lagi. Pada periode 7-13 Juni 2021 atau 4 pekan lalu, kasus corona tercatat sebesar 55.320. Maka, pertumbuhan kasusnya jika dibandingkan dengan pekan ini adalah 205,10 persen.

embed from external kumparan

Positivity Rate Capai 24,73 Persen

Jumlah tes corona individu di Indonesia pekan ini sebesar 682.498. Ini adalah catatan tes corona tertinggi dalam sepekan selama corona mewabah di Indonesia.

Sebagai perbandingan, tes corona tertinggi sebelumnya terjadi di pekan lalu sebanyak 571.255 orang.

Sejalan dengan kenaikan tersebut, data justru menunjukkan makin banyak ditemukan orang yang positif corona dari tiap orang yang dites. Hal ini ditunjukkan dari jumlah positivity rate yang makin naik.

Pada pekan ini, positivity rate atau rasio individu positif corona dengan jumlah tes sebesar 24,73 persen. Jumlah ini naik dibanding pekan lalu sebesar 21,95 persen.

Artinya, ada sekitar 24-25 orang yang positif corona setiap 100 tes corona dilakukan pada individu. Sedangkan standar WHO menetapkan batas aman positivity rate maksimal 5 persen atau 5 orang positif dari tiap 100 orang yang dites.

embed from external kumparan

Angka Kematian Capai 3.444 Orang Sepekan

Pada pekan ke-70 penularan corona ini, baru pertama kali Indonesia mencatatkan sebesar 3.444 kematian karena COVID-19. Sebelumnya, catatan tertinggi terjadi pekan lalu sebesar 2.476.

Dari pekan sebelumnya ke pekan ini, maka terjadi kenaikan angka kematian COVID-19 sebesar 39,1 persen. Hal ini terjadi lantaran pada pekan ini Indonesia konsisten mencatatkan lebih dari 400 kasus kematian akibat corona setiap harinya.

Di sisi lain, kasus sembuh tercatat 77.793 orang pekan ini. Kabar baiknya, angka ini mengalami pertumbuhan di banding pekan kemarin yang tercatat sebesar 57.953.

embed from external kumparan

Tingkat Kesembuhan Menurun Tipis

Naiknya angka kesembuhan corona pekan ini justru berbanding terbalik dengan tingkat kesembuhan yang menurun. Tercatat tingkat kesembuhan pekan ini sebesar 46,09 persen, turun tipis dari 46,22 persen pekan lalu.

Sementara itu, tingkat kematian justru naik. Pekan lalu, tingkat kematian corona di Indonesia sebesar 1,97 persen. Adapun pekan ini tingkat kematiannya menjadi 2,04 persen.

embed from external kumparan