CSIS: PDIP Ditempel Gerindra, PPP-PSI Tak Lolos Senayan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan di dekat bendera partai politik peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Senin (1/5/2023).  Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) berjalan di dekat bendera partai politik peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Senin (1/5/2023). Foto: Aprillio Akbar/ANTARA FOTO

Center for Strategic and International Studies (CSIS) merilis survei elektabilitas partai politik peserta pemilu. Ada persaingan ketat antara dua partai teratas saat ini.

Survei kali ini menunjukkan, elektabilitas PDIP masih teratas dengan 16,4%. Menempel ketat di belakangnya, Partai Gerindra dengan 14,6%.

Kemudian ada Golkar (11,9%), PKS (11,8%), dan PKB (9,2%). Lalu, 3 parpol lain yang lolos Senayan, yakni NasDem (8,4%), PAN (5,2%), dan Demokrat (4,8%).

Selain itu, ada parpol cukup populer yang diprediksi tidak akan masuk Senayan. Seperti, PPP (3,5%), Perindo (1,5%), PSI (1,3%), dan Hanura (0,8%).

Survei CSIS terkait Elektabilitas Capres-cawapres dan parpol. Foto: Dok. CSIS

Peneliti CSIS, Arya Fernandez, mengatakan preferensi pemilih parpol juga terbelah dalam menentukan capres-cawapres. Bahkan, PDIP pun tidak solid.

"PDIP enggak solid juga, enggak sesolid Gerindra," kata Arya dalam pemaparannya, Rabu (27/12).

Berikut tabulasi persebaran suara parpol terhadap capres-cawapres:

Survei CSIS terkait Elektabilitas Capres-cawapres dan parpol. Foto: Dok. CSIS

Metode Survei

Survei CSIS dilakukan pda 13-18 Desember 2023. Total ada 1.300 responden berasal dari 34 provinsi.

Proses wawancara menggunakan wawancara tetap muka menggunakan kuesioner oleh emulator yang sudah terlatih. Margin of eror sebesar 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.